Jokowi Sebut SKT FPI Urusan Menteri: Masa Sampai ke Presiden

Namun, Menteri Dalam Negeri saat itu, Tjahjo Kumolo, menyebut izin perpanjangan tak bisa diterbitkan lantaran syarat yang belum dipenuhi.

Jokowi Sebut SKT FPI Urusan Menteri: Masa Sampai ke Presiden
Tangkapan Layar Satu Meja The Forum Kompas TV
Presiden Joko Widodo saat tampil di acara Satu Meja The Forum, Kompas TV. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi enggan berkomentar soal polemik perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) organisasi Front pembela Islam ( FPI). Ia menyerahkan sepenuhnya kepada para menteri terkait.

"Soal perpanjangan masa sampai ke Presiden. Urusan menteri, lah," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Masa berlaku SKT FPI sebenarnya sudah habis sejak Juni lalu.

Namun, Menteri Dalam Negeri saat itu, Tjahjo Kumolo, menyebut izin perpanjangan tak bisa diterbitkan lantaran syarat yang belum dipenuhi.

Salah satunya rekomendasi dari Kementerian Agama.

Belakangan, Menteri Agama Fachrul Razi telah menyerahkan surat rekomendasi izin ke Mendagri Tito Karnavian.

Tarik ulur terjadi setelah Tito menyatakan proses perpanjangan SKT FPI akan memakan waktu lebih lama.

Alasannya, ada beberapa masalah pada AD/ART ormas tersebut.

Hal ini disampaikan Tito, menjawab pernyataan anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Junimart Girsang agar cermat dan berhati-hati dalam menerbitkan SKT FPI.

Tito mengatakan, dalam visi dan misi FPI, terdapat penerapan Islam secara kafah di bawah naungan khilafah Islamiah dan munculnya kata NKRI bersyariah.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved