Najwa Shihab Soroti Harta Kekayaan & Tanya Alasan Jadi Menteri, Nadiem Makarim Beri Jawaban Menohok

Nadiem Makarim dipertnayakan alasannya jadi menteri oleh Najwa Shihab, harata kekayaannya pun tak luput dari sorotan

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
kolase Youtube Najwa Shihab
Najwa Shihab menyoroti jumlah kekayaan Nadiem Makarim sebelum jadi Menteri 

Para penonton pun langsung memberikan tepuk tangan atas jawaban Nadiem Makarim.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) (Kompas.com)

Setelah itu, Nadiem Makarim menyebut bahwa tugas menjadi Manteri ini adalah untuk melayani, bukan mencari uang.

"Kalau mau jadi Menteri ya untuk melayani," tambah Nadiem Makarim.

Arief Muhammad Bikin Video Pasca Tipang Hamil, Sang Istri : Aku Ambyar Termehek-mehek Nontonnya

Pileg dan Pilpres 2019, Bawaslu Jawa Barat Catat Ada 942 Pelanggaran

"Jadi sebenarnya saya senang di perusahaan sebelumnya. Menurut saya versi kepemimpinan menutrut saya, kita belum kelar kalau hanya memiliki pengalaman di satu sekor swasta saja.

Dalam kehidupan kita, belum lengkap kepemimpinannya kalau belum melayani," tegas Nadiem Makarim.

Bahkan, Nadiem Makarim menyebut jika hanya memntingkan mencari uang, maka negara tidak akan pernah berjalan maju.

"Kalau semuanya berpendapat penting hanya cari uang saja, ya negara kita gak bakal kemana-mana," ujar Nadiem Makarim

"Alasan kenapa bergabung ke pemerintah itu terpenting, alasannya buat apa" imbuhnya

"Jadi, ukuran kesuksesan adalah ketika kita bisa bermakna dan memberikan dampak untuk orang lain. Ketika kita bisa bermakna bagi orang lain, itu adalah ukuran kesuksesan," tandas Najwa Shihab. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved