Macet di Transyogi Dikeluhkan, Persimpangan Jadi Biangnya
Apalagi ditambah adanya proyek pembangunan jalan tol Cibitung - Cimanggis, jalan tol layang, dan proyek lintas rel terpadu.
Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Jika menyusuri sepanjang Jalan Transyogi atau jalan alternatif Cibubur - Cileungsi akan menemukan suasana yang riuh ramai dan padat kendaraan.
Sehingga di jalur yang membentang panjang melintasi empat wilayah Jakarta Timur, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Bogor ini sering terjadi penumpukkan kendaraan dan kemacetan berjam-jam.
Apalagi ditambah adanya proyek pembangunan jalan tol Cibitung - Cimanggis, jalan tol layang, dan proyek lintas rel terpadu.
Selain itu, ada beberapa lokasi yang juga menyebabkan kemacetan di Jalan Transyogi, seperti Simpang Metland dan beberapa putaran balik arah.
Salah seorang pengemudi yang melintas dari arah Cileungsi menuju Cibubur, Sigit (45) mengaku sudah tak heran lagi dengan kondisi Jalan Transyogi yang selalu padat tak kenal hari.
"Sudah biasa macet di sini, bertahun-tahun saya lewat sini, masalahnya masih sama. Tidak kenal hari, mau hari weekday atay weekend sama saja," kata dia, Kamis (5/12/2019).
Permasalahan ini, lanjutnya, membuat waktu tempuh lebih lama sehingga pemakaian bahan bakar bensin (BBM) menjadi boros.
Warga lainnya asal Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang tinggal tak jauh dari Jalan Transyogi, Fadil (31) mengatakan, jam terparah terjadinya kemacetan saat pergi dan pulang kantor, terutama di sekitar proyek, persimpangan, dan putar balik.
"Ya berharapnya pemerintah memberi perhatian. Apalagi setahu saya Jalan Transyogi ini dipegang sama 4 pemerintah. Mungkin bisa saling kerjasama menemukan solusi kemacetan ini," katanya.
Pantauan TribunnewsBogor.com, beberapa titik yang menyebabkan kemacetan antara Jonggol dan Cileungsi, yakni persimpangan Giant Metland Transyogi.
Di sini, banyak kendaraan yang memutar balik dan memanfaatkan jalan ini sebagai alternatif cepat ke Jalan Narogong.
Selain itu, Flyover Cileungsi juga menjadi biang kemacetan, karena berbaur dengan pasar, pedagang kaki lima (PKL) yang memakan jalan, dan banyaknya kendaraan umum yang ngetem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/macet-di-transyogi.jpg)