Pengakuan Anak Hendak Bunuh Diri di Jembatan, Tak Tahu Keberadaan Orang Tua hingga Kerap Dibully

Remaja putri di Garut, Jawa Barat hendaka melakukan bunuh diri di Jembatan Cimanuk. Beruntung aksinya itu digagalkan warga.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunJabar/Facebook Elis Listnawati via Tribunnews
Remaja putri di Garut, Jawa Barat hendak bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan. 

Aksi perundungan kerap diterima F selama hidup di jalanan.

F sudah setahun tinggal di jalan dan bergaul dengan anak-anak jalanan di Garut.

Upaya bunuh diri itu jadi puncak kekesalannya.

"Selama ini dipendam kesalnya. Padahal di anak jalanan itu juga ada perempuan kayak saya tapi dia enggak dibully," ucapnya.

Detik-detik aksi F digagalkan warga

Jani (28), seorang saksi, mengatakan bahwa saat ditemukan, F sudah melewati bibir jembatan dan bersiap melompat ke Sungai Cimanuk.

"Dikiranya cuma lagi lihat-lihat sungai. Eh tahunya mau loncat. Terus ditangkap sama seorang pemuda sebelum keburu loncat," katanya.

Saat dicegah untuk bunuh diri, F sempat meronta-ronta.

Ia bahkan menangis seperti tak ingin diselamatkan.

"Kurang tahu juga kenapa dia ingin lompat. Mungkin lagi ada masalah. Beruntung masih bisa diselamatkan," jelasnya.

Keseharian F selama di jalanan

Selama tinggal di jalanan, F bekerja serabutan untuk mendapatkan uang.

Hal itu ia lakukan bersama anak jalanan lainnya.

"Mereka enggak ngamen, tapi kerja serabutan. Kayak bantu-bantu yang di pasar atau warung. Dapat makan dari bantu-bantu itu," ungkap Kepala Dinas Sosial Garut, Ade Herdanrsyah.

Ade mengaku jika penanganan F bukan kali pertama. Meski sudah ditempatkan ke lokasi yang lebih layak, F malah kembali lagi ke jalanan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved