Temuan Mayat di Gunungputri

Tersengat Listrik, Perempuan di Gunungputri Ditemukan Tewas Setelah Tercium Bau Busuk

Korban diketahui bernama Siti Aisah (30) dan diduga sudah meninggal dunia berhari-hari di dalam kamar kontrakannya itu.

Istimewa
Perempuan yang ditemukan tewas dalam sebuah kamar kontrakan di Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor disebabkan karena tersetrum alat penanak nasi. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Warga Kampung Karanggan Tua, Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan mayat perempuan dalam sebuah kamar kontrakan.

Mayat perempuan ini ditemukan pada Kamis (12/12/2019) sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban diketahui bernama Siti Aisah (30) dan diduga sudah meninggal dunia berhari-hari di dalam kamar kontrakannya itu.

Awalnya bau busuk yang menyengat dari kamar kontrakan korban tercium oleh warga dan dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat.

"Aiptu Muhtar (Bhabinkamtibmas) menghubungi Panit Reskrim Polsek Gunungputri Ipda Didin untuk turut serta melakukan pengecekan terhadap sebuah rumah kontrakan yang mengeluarkan bau busuk tersebut," kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena, Jumat (13/12/2019).

Perempuan yang Ditemukan Tewas Dalam Kontrakan di Gunungputri Tersetrum Alat Penanak Nasi

Polisi sempat melakukan pendobrakan pintu kamar kontrakan korban karena didapati dalam kondisi terkunci rapat.

Kemudian korban ditemukan tewas dengan kondisi tengah tergeletak di lantai.

"Berdasarkan hasil penanganan dan pengecekan yang dilakukan, diketahui bahwa Siti Aisah atau korban meninggal dunia karena terkena konsleting listrik alat penanak nasi," kata AKP Ita Puspita Lena.

Korban, kata dia, seusai ditemukan sempat dibawa ke rumah sakit setempat untuk penanganan awal kemudian dibawa ke RS Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved