Musim Hujan Membawa Berkah Bagi Penjual Jas Hujan Plastik
Santoso mengaku bahwa dirinya kerap berkeliling dan menawarkan jas hujan plastinya kepada orang-orang yang sedang berteduh.
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Musim hujan membawa berkah tersendiri bagi penjual jas hujan plastik dadakan.
Tak terkecuali bagi Santoso. Pria yang lahir di Semarang itu mengaku rela basah-basahan untuk meraup pundi-pundi dari hasil jerih payahnya menjual jas hujan plastik.
Santoso mengaku bahwa dirinya kerap berkeliling dan menawarkan jas hujan plastiknya kepada orang-orang yang sedang berteduh.
"Saya biasanya berjualan di area yang ramai orang-orang berteduh. Biasanya orang berteduh itu membutuhkan bantuan dan mencari jas hujan agar dapat melanjutkan perjalannya. Banyaknya sih ya pengendara motor," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (18/12/2019).
Meski hujan lebat melanda, Santoso tidak pernah mengeluh akan hal itu.
Menurutnya, hujan membawa berkah bagi penjual jas hujan plastik seperti dirinya.
"Hujan-hujanan ya resiko. Kalau tidak seperti ini ya susah mencari uang," jelasnya.
Untuk jas hujan plastik yang ditawarkannya, Santoso mematok harga Rp 10 ribu untuk satu jas hujan plastik.
Santoso pun membeberkan bahwa dirinya kerap masuk angin setelah hujan-hujanan menjual jas hujan plastik.
"Masuk angin sih pasti ya. Mau bagaimana lagi. Yang jelas sebelum hujan-hujanan saya berusaha untuk perut terisi makanan terlebih dahulu," paparnya.
Lebih lanjut, Santoso bercerita bahwa memasuki musim penghujan, jas hujan plastik yang dijualnya mengalami peningkatan dari sisi penjualan.
"Alhamdulillah musim hujan seperti ini banyak pembelinya. Bisa sampai 15 orang pembeli, alhamdulillah," jelasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pedagang-jas-hujan-plastik-keliling.jpg)