Bayar Pakai Ponsel di SPBU Mulai 2020, Apakah Bisa Sebabkan Kebakaran?

Pertamina mengumumkan rencana memperluas opsi pembayaran non-tunai alias cashless di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU) mulai 2020

kolase LinkAja/spbu
gambar dilarang bermain ponsel saat di SPBU 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Beberapa waktu lalu, Pertamina mengumumkan rencana memperluas opsi pembayaran non-tunai alias cashless di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU) mulai tahun 2020.

Opsi pembayaran tersebut adalah melalui aplikasi LinkAja.

"Opsi cashless tersebut sudah kami implementasikan sejak 2019. Melalui aplikasi MyPertamina yang pembayarannya terintegrasi dengan LinkAja," ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman kepada Kompas.com, Rabu (25/12/2019).

Sebenarnya, tidak hanya Pertamina yang menyiadakan opsi pembayaran digital semacam ini.

Stasiun pengisian bahan bakar lain seperti Shell juga telah menyediakan opsi pembayaran melalui OVO dan Dana.

Namun, sebagian warganet sempat mempertanyakan opsi tersebut.

Pasalnya, selama ini, imbauan yang terpasang di SPBU menyarankan konsumen untuk tidak mengoperasikan ponsel saat melakukan pengisian bahan bakar.

Angkot Terbakar depan SPBU Gunungputri, Warga Panik Berlarian

Jangan Buka Video Ini di Facebook Messanger, atau Uang Anda Akan Lenyap dalam Sekejap

Persepsi yang beredar, radiasi ponsel bisa memicu Kebakaran. Benarkah demikian?

Menurut Yuyu Wahyu, Peneliti dari Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI, persepsi yang beredar di masyarakat itu tidak benar.

Ia mengatakan menggunakan ponsel di area SPBU sebenarnya aman.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved