Kapal Asing Terobos Perairan Natuna, TNI Kerahkan Pasukan hingga Alutsista
ratusan prajurit TNI dan juga alat utama sistem senjata (Alutsista) disiagakan di wilayah tersebut untuk melakukan operasi siaga tempur.
Dalam operasi siaga tempur itu, TNI mengerahkan 600 personel TNI dan menyiapkan Alutsista yang terdiri 5 KRI, 1 pesawat intai maritim dan 1 pesawat Boeing TNI AU.
"Operasi ini digelar untuk melaksanakan pengendalian wilayah laut khususnya di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) laut Natuna Utara," kata Yudo dalam keterangan tertulis, Jumat (3/1/2020).
Operasi siaga tempur, lanjut dia, akan dilakukan mulai tahun ini.
Baik di darat, laut, hingga udara.
KIA di Natuna pelanggaran kedaulatan
Maraknya KIA yang melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia merupakan pelanggaran serius.
Karena itu TNI tidak ingin kecolongan, dan akan melakukan penindakan hukum setiap adanya ancaman kedaulatan.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono mengatakan, maraknya KIA masuk di perairan Indonesia merupakan ancaman batas wilayah.
"Dan itu perbuatan yang sangat mengancam kedaulatan Indonesia. Untuk itu, TNI wajib melakukan penindakan hukum terhadap pelanggar asing yang telah memasuki wilayah dan kegiatan ilegal berupa penangkapan ikan tanpa izin di Indonesia," kata Yudo, Sabtu (4/1/2020).
Penulis :Hadi Maulana, Haryanti Puspa Sari | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief, David Oliver Purba, Candra Setia Budi, Aprillia Ika
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapal Asing Terobos Natuna, TNI Kerahkan Pasukan hingga Alutsista"