Info Kesehatan

Awas Penyakit Leptospirosis atau Kencing Tikus Pasca Banjir, Bisa Sebabkan Kematian, Ini Gejalanya

Saat banjir, kencing tikus bisa mengalir bersama air yang diinjak dan masuk ke dalam tubuh manusia

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor yang diterjang banjir pada Rabu (1/1/2020) kemarin. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --  Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi meminta masyarakat untuk waspada terhadap penyakit Leptospirosis pasca bencana banjir.

Leptospirosis sendiri, kata Liza, adalah penyakit yang ditularkan melalui kencing tikus.

Saat banjir, kencing tikus bisa mengalir bersama air yang diinjak dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit yang lecet, hingga makanan.

"Jika tidak segera diobati, perawatan di rumah sakit pun akan dibutuhkan. Oleh karena itu, mengetahui gejala dan cara pencegahan pun penting untuk diketahui dan dilakukan masyarakat," kata dia di Tangerang, Sabtu (4/1/2020).

BMKG : Peringatan Dini Hari Ini Minggu 7 Januari 2020, Waspada Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah

Viral Wanita Naik Ban Bebek saat Banjir di Jakarta, Sebut Lagi Liburan di Bali, Begini Sosoknya

Teddy Ungkap Detik-detik Lina Wafat Bada Salat Subuh, Dipeluk 3 Anak Sule, Bayi Nangis Usai Disusui

Liza menjelaskan, tanda dan gejala terkena Leptospirosis ialah menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba.

Selain itu, demam tinggi, nyeri otot, hilang nafsu makan, mata merah, iritasi dan nyeri otot.

Jika tak degera ditangani dan diobati, penyakit ini bisa menyebabkan gagal ginjal hingga kematian.

Sedangkan untuk cara pencegahannya, kata Liza, masyarakat harus berperilaku hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan air dan lingkungan.

Kedua, menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus.

Ketiga, mencuci tangan dan kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah melakukan aktifitas.

Desa Terdampak Bencana di Wilayah Barat Kabupaten Bogor, Sukajaya Terparah

Harga HP Samsung Januari 2020, Cek di Sini Update Terbaru Galaxy M10 hingga Galaxy Fold

Le
Waspada Leptospirosis Saat Banjir Infografik: Waspada Leptospirosis Saat Banjir (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

"Ini yang penting dan sering masyarakat lalaikan, yaitu wajib memakai sepatu dan sarung tangan karet. Terlebih bagi mereka kelompok pekerja yang berisiko tinggi seperti petugas kebersihan," kata dia.

Sedangkan Sekertaris Dinkes Kota Tangerang, Dini mengatakan, Dinkes Kota Tangerang juga memastikan warga Kota Tangerang dalam keadaan sehat dan fit.

Sabtu Malam, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Peringatan Dini BMKG Minggu 5 Januari 2020 - 7 Wilayah Berpotensi Alami Gelombang Tinggi

"Bahkan petugas kami datang langsung ke rumah-rumah. Kami lakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan bantuan medis yang dibutuhkan," ujar dia.

Secara merata, lanjut Dini, Dinkes juga turut membagikan bantuan berupa sembako dan disinfektan atau bahan pembersih untuk mencegah terjadinya infeksi dan membasmi kuman penyakit pasca banjir.

"Kami juga berikan pembersih (lisol) kepada warga terdampak banjir. Salah satunya di Kelurahan Sangiang Jaya," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspada Penyakit Leptospirosis Saat Banjir, Ini Gejalanya", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/01/05/06121161/waspada-penyakit-leptospirosis-saat-banjir-ini-gejalanya.
Penulis : Singgih Wiryono
Editor : Jessi Carina

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved