Sukajaya Diterjang Longsor

UPDATE Banjir dan Longsor di Bogor : 29.795 Warga Mengungsi, 860 Rumah Rusak

Puluhan ribu warga Kabupaten Bogor terpaksa mengungsi setelah tempat tinggal mereka terkena dampak bencana longsor dan banjir di tahun baru 2020 ini.

UPDATE Banjir dan Longsor di Bogor : 29.795 Warga Mengungsi, 860 Rumah Rusak
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Suasana pengungsian di Desa Harkatjaya Bogor, Kamis (2/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Puluhan ribu warga Kabupaten Bogor terpaksa mengungsi setelah tempat tinggal mereka terkena dampak bencana longsor dan banjir di tahun baru 2020 ini.

Menurut data resmi Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Kabupaten Bogor, Selasa (7/1/2020), sebanyak 29.795 orang terdata telah mengungsi pasca terdampak bencana.

Mereka merupakan warga di 47 desa dari 27 kecamatan se-Kabupaten Bogor yang terdampak banjir dan longsor.

Bencana banjir dan longsor ini sementara terdata menyebabkan total 860 rumah warga mengalami kerusakan dengan rincian 196 rumah rusak berat, 86 rusak ringan, 474 rusak ringan dan terancam 104 rumah.

Korban sementara ini terdata ada 16 orang tewas, 1 luka sedang, 2 luka ringan dan nihil luka berat.

Sementara ini pihak Pemkab Bogor masih melakukan pendataan karena masih ada lokasi longsor yang terdata seluruhnya karena sulit diakses.

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan bahwa sampai hari ke-7 pasca bencana serentak di berbagai lokasi terjadi, pihaknya masih berupaya untuk pendataan.

"Memang sedang maping di lapangan, desa terisolir, warga yang ngungsi bagaimana, itu tugasnya assesment itu dilapangan dulu. Jadi lapangan masyarakat yang terpencil, terisolir, mengungsi, assesmenya nanti di laporkan ke sini (Posko Terpadu)," kata Iwan Setiawan kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (7/1/2020).

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved