Anies Baswedan Puji Leadership Jokowi, Yunarto Wijaya: Politik Itu, Gak Pernah Ada Ujungnya

Pujian Anies Baswedan terhadap Jokowi dinilai oleh Yunarto Wijaya sebagai kode kepada presiden untuk mendukungnya di dunia politik ke depan.

Kolase Kompas.com dan Twitter
Yunarto Wijaya mencium adanya manuver politik dari Anies Baswedan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memuji Presiden Jokowi.

Hal itu dinilai Yunarto Wijaya sebagai manuver Anies Baswedan di dunia politik.

Dilansir dari Kompas.com, Anies Baswedan memuji Jokowi yang telah memberi arahan bagi pembentukan perusahaan patungan untuk mengintegrasikan transportasi di Jabodetabek.

Perusahaan patungan antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT MRT Jakarta itu akhirnya dibentuk dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (10/1/2020).

"Ini semua tidak mungkin terjadi bila tidak ada arahan leadership yang kuat.

Pertama, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Presiden, Pak Jokowi, yang telah memberikan support penuh dan peran sentral sehingga integrasi bisa terjadi," ujar Anies Baswedan saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Tak hanya Jokowi, Anies Baswedan juga berterima kasih kepada Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (Tiko).

Sebab, Erick Thohir dan Tiko Wirjoatmodjo telah mempercepat proses pembentukan perusahaan patungan itu sejak mereka dilantik sebagai menteri dan wamen BUMN pada Oktober 2019.

"Terima kasih apresiasi kepada Pak Erick dan Pak Tiko yang dalam dua bulan ini all out memfasilitasi semua proses ini. Jadi Bapak berdua bawa angin segar bagi kami," kata Anies Baswedan.

Anies Baswedan juga berterima kasih kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang selalu membantu dalam proses pembentukan perusahaan patungan tersebut.

 Anies Sebut Banjir di Jakarta Tahun 2020 Tak Separah Era Jokowi : Bundaran HI Ketutup, Tidak Ada

 Bertemu Anies di Istana, Bupati Bogor Bahas Avatar Pengendali Air : Bapak Gak Baca Medsos Nih

"Apa yang Kementerian Perhubungan bisa bantu, selama tahun proses kemarin, beliau (Budi Karya) selalu support lewat surat-surat resminya itu memberikan kepada kami keyakinan, this is the way to go," ucapnya.

Perusahaan patungan antara PT KAI dan PT MRT Jakarta diberi nama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek.

Perusahaan patungan itu akan mengelola dan menata 72 stasiun yang terintegrasi dengan angkutan umum lainnya.

emprov DKI melalui PT MRT Jakarta memiliki 51 persen saham, sementara PT KAI memiliki 49 persen saham.

Namun rupanya pujian itu dinilai lain oleh Yunarto Wijaya.

Hal itu disampaikan Yunarto Wijaya di akun Twitter miliknya @yunartowijaya Sabtu (11/1/2020).

"Politik itu bundar atau lonjong,

gak pernah jadi kotak yg ada ujungnya...

#kode," tulis Yunarto Wijaya sambil memposting artikel berita berjudul 'Saat Anies Baswedan Puji Leadership Jokowi', Sabtu.

 Haikal Hassan Sebut Anies Berprestasi Tangani Banjir Jakarta, Anggap Penjegalan Bila Ada yang Serang

 Anies Baswedan Heran Kenapa Hanya Banjir Jakarta yang Dipersoalkan

Anies Sebut Banjir Sekarang Tak Separah era Jokowi-Ahok

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara terkait adanya penilaian yang menganggap dirinya tidak becus mengurus Banjir Jakarta.

Anies pun dianggap gagal memimpin Jakarta lantaran banjir besar yang terjadi beberapa waktu lalu menimbulkan kerugian yang sedikit bagi warga Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun memilih tak memedulikan sentimen negatif itu. 

Ketika ditanya awak media soal hal tersebut, orang nomer satu di Jakarta ini malah menyinggung pendahulunya, yaitu Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dan Joko Widodo.
Menurutnya, banjir besar yang melanda sebagian wilayah Jakarta di awal tahun 2020 ini tak separah banjir pada 2013 (era Jokowi) dan 2017 (era Ahok) lalu yang menenggelamkan kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Kantor tutup tidak ada, mall tutup tidak ada, Bundaran HI ketutup tidak ada. Itu semua tidak ada," ucapnya, Kamis (9/1/2020).

 Tak hanya itu, Anies pun menyebut, banjir bukan hanya terjadi di Jakarta.

Beberapa wilayah lainnya, seperti di daerah Banten dan Jawa Barat juga terdampak banjir.

Bahkan, Anies menyebut, wilayah tersebut mengalami dampak yang lebih parah dibandingkan Jakarta.

Untuk itu, ia pun merasa bingung lantaran hanya dirinya lah yang mengalami sentimen negatif dari masyarakat di jagat dunia maya.

"Kenyataannya Indonesia sedang mengalami tantangan cuaca yang luar biasa. Kalau di Jawa bagian Barat, dari mulai Bekasi sampai Lebak (di Banten)," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

"Sayangnya, tidak semua dapat perhatian dalam percakapan (di dunia maya)," tambahnya menjelaskan.

Dibandingkan wilayah lain, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengklaim, banjir yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu tak sampai merusak sejumlah fasilitas umum dan menimbulkan longsor seperti yang terjadi di Kabupaten Bogor dan Lebak.

"Coba dicek berapa jembatan yang hilang di banyak tempat. Di Jakarta ini alhamdulillah, gedung hilang tidak ada, rumah longsor tidak ada, jalan rusak tidak ada," kata Anies Baswedan. (*) (*)

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved