Pengakuan Wanita yang Rampok dan Bakar Teman Kencannya saat Janjian di Kamar Hotel

Janji manis wanita berusia 26 tahun mengajak kencan di hotel itu rupanya berujung petaka bagi korban

Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Kolase Tribun bogor/Kompas.com/istimewa
Tersangka NA (kiri) dan korbannya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Naela Astuti alias NA bersama kompolotannya kini harus berurusan dengan hukum.

Janji manis wanita berusia 26 tahun mengajak kencan itu rupanya berujung petaka bagi Luki Ludiana (26).

Bukannya kencan yang di dapat oleh korban, namun malah musibah hingga Luki Ludiana harus di rawat di rumah sakit karena menderita luka bakar.

Tak hanya itu, barang berharga korban dan sejumlah uang pun ikut diangkut Naela Astuti bersama dua orang pria koplotannya.

Saat ini, Naela Astuti dan dua koplotannya yakni Rasul Raghid (25) dan Hamdani (24) sudah diamankan oleh aparat kepolisian Polres Karawang, Jawa Barat.

Peristiwa nahas yang dialami Luki berawal ketia ia janjian dengan Naela Astuti untuk berkencan di hotel.

Pada tanggal 8 Januari 2020, Naela dan Luki pun bertemu di kamar Hotel Pondok Ratu, Kotabaru, Karawang, Jawa Barat.

Setelah Naela datang kedua teman pelaku pun yakni Rasul dan Hamdani turut datang ke kamar hotel.

Rasul yang datang bersama Hamdani ini mengaku sebagai pacar Naela.

Luki yang saat itu berencana berkencan dengan wanita berusia 26 tahun d kamar hotel malah diintimidasi dan dianiaya oleh dua orang teman Naela.

Uang tunai sebesar Rp 700.000 dan kartu ATM milik Luki dirampas oleh pelaku.

"Luki tidak memberikan nomor PIN, pelaku kemudian menyiram Luki dengan bensin dan membakarnya. Luki pun akhirnya memberikan nomor pin ATM-nya," kata Wakapolres Karawang Kompol Ryky Widya Muharam.

Kronologi Pasangan Pengantin Baru Tewas Misterius di Atas Ranjang, Teman Kantor Kaget saat Mengintip

Para tersangka kasus pembakaran seorang pria di sebuah kamar hotel di Karawang.
Para tersangka kasus pembakaran seorang pria di sebuah kamar hotel di Karawang. (Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama)

Uang sebesar Rp 1,8 juta di ATM Luki kemudian dikuras para pelaku.

Komplotan itu kemudian kabur.

Sementara Luki ditemukan oleh pegawai hotel dengan luka bakar di wajah, dada, dan kedua tangannya.

Luki kemudian dibawa ke Rumah Sakit Karya Husada untuk mendapatkan perawatan.

"Itu bukan prostitusi online. Itu modus untuk menjebak korban," kata Ryky.

Pengakuan Naela Astuti

Perbuatan kriminal yang dilakukan Naela dan komplotannya rupanya bukan baru pertama kalinya.

Namun, sudah lima kali Naela Astuti (26) beserta komplotannya, Rasul Raghid (25) dan Hamdani (24) beraksi melakukan perampokan.

Dalam aksinya, Naela berperan sebagai umpan.

Cerita Tetangga saat Ikut Mengintip Kamar Pengantin Baru dari Lubang Kecil: Mereka Berdua di Dalam

Gadis 14 Tahun Dibakar Ibunya Karena Tak Mau Jaga Kios Bensin, Ini Kronologinya

Ia berkenalan dengan para korbannya melalui media sosial Instagram.

Setelah bertukan nomor ponsel dan berkomunikasi melalui WhatsApp, Naela dan korbannya pun bertemu.

Namun, itu hanyalah jebakan semata.

Korban kemudian diintimidasi oleh Rasul dan Hamdani, yang salah satunya mengaku sebagai pacar Naela.

"Ini kelima kalinya," kata Naela saat press release kasus tersebut di Mapolres Karawang, Senin (13/1/2020) katanya seperti dikutip dari Kompas.com.

Tersangka kasus perampokan disertai pemkaran pria di Karawang ditunjukkan saat pressrelease kasus tersebut di Mapolres Karawang, Senin (13/1/2020).(KOMPAS.COM/FARIDA)
Tersangka kasus perampokan disertai pemkaran pria di Karawang ditunjukkan saat pressrelease kasus tersebut di Mapolres Karawang, Senin (13/1/2020).(KOMPAS.COM/FARIDA) (Kompas.com)

Naela mengaku uang hasil kejahatan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut penuturan pelaku perempuan Naela ia melakukan aksi menguras uang para korban kenalannya bersama kedua temannya yang salah satunya merupakan pasangan dari Naela , yakni Rasul (25).

"Biasanya saya melakukan aksi dari Instagram berlanjut ke DM (direct message). Korbannya juga ada yang dari Bandung pada November lalu. Saya udah empat kali dengan ini 5 aksi," kata Naela di Mapolres Karawang, Senin (13/1/2020) mengutip Tribun Jabar.

Adapun uang hasil kejahatannya ini, Naela mengaku untuk kebutuhan sehari-harinya termasuk make up.

"Saya menyesal lakukan ini. Soal pembakaran itu saya enggak merencanakan tapi itu refleks dari pacar saya," ujarnya.

Cari Mangsa Lewat Instagram

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan akun instagram yang dipakai untuk kejahatan digunakan langsung oleh wanita tersebut.

"Akunnya dipegang si perempuan untuk mencari sasaran. Rata-rata laki-laki yang dibuat tertarik," kata Bimantoro.

Bahkan, aksi terakhir berujung pada tindakan pembakaran terhadap korban.

Bos Penambang Liar Ditangkap, Kapolres Bogor Segel 4 Lubang Galian Emas Ilegal

Wanita penyiram bensin dan membakar pria teman kencan di Karawang diperlihatkan ke awak media, Senin (13/1/2020).
Wanita penyiram bensin dan membakar pria teman kencan di Karawang diperlihatkan ke awak media, Senin (13/1/2020). ((Tribunjabar.id/Muhammad Nandri Prilatama))

Modus kejahatan ini akhirnya terbongkar setelah Polres Karawang menangkap tiga tersangka, yakni Naela Astuti (26), Rasul Raghid (25) dan Hamdani (24).

Menurut Bimantoro, ketiga pelaku ini telah melancarkan aksinya sebanyak lima kali dengan lokasi berbeda-beda.

"Para pelaku ini sudah 5 kali melakukan aksinya. Si perempuan (NA, Red) lebih dahulu melakukan komunikasi dengan para korbannya hingga mengajak bertemu di sejumlah tempat yang berbeda, ada yang di jalan, rumah makan, hingga di hotel dua kali," kata Bimantoro di Mapolres Karawang.

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com/Tribun Jabar)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved