Pembongkaran Bengkel di Bogor

Pembongkaran Lapak PKL di Bogor Utara Sisakan Sampah 5 Dump Truk

Petugas gabungan melakukan penataan lapak PKL di Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor

Pembongkaran Lapak PKL di Bogor Utara Sisakan Sampah 5 Dump Truk
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Petugas gabungan melakukan penataan lapak PKL di Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (29/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Petugas gabungan melakukan penataan lapak PKL di Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (29/1/2020).

Penertiban tersebut dilakukan di atas lahan fasos fasum milik Pemerintah Kota Bogor yang ditempati oleh warung, bengkel cat mobil, bengkel motor, tambal ban, bengkel sepeda dan bensin eceran.

Setelah dirobohkan lapak PKL itu pun menyisakan sampah lima dump truk.

Sampah tersebut diantaranya bekas puing bangunan, ban ban bekas dan sampah lainnya.

Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Bogor, Dimas Tiko mengatakan bahwa DLH Kota Bogor ikut menunjang pembersihan lapak PKL.

Ada sekitar 40 petugas yabg diturunkan dari Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu pembersihan sampah.

"Iya kita turunkan satu armada dump truk yang mengangkut pulang pergi dan menurunkan pasukan kuning," katanya.

BREAKING NEWS - Petugas Gabungan Bongkar Lapak Bengkel di Bogor Utara

Sementara itu Camat Bogor Utara Rahmat Hidayat mengatakan bahwa hingga siang tadi truk sampah sudah lima kali melakukan pengangkutan sampah.

"Untuk total personel gabungan yang diturunkan itu ada sekitar 200 orang kemudian untuk sampah ini sudah empat kali angkut dan ini yang ke lima kali," katanya.

Camat Bogor Utara Rahmat Hidayat mengatakan bahwa pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut dari penataan wilayah di Bogor Utara.

"Iya karena kita sedang penataan PKL se-Kota Bogor di beberapa titik lokasi yang merupakan aset-aset pemkot kita rapihkan salah satunya lahan ini merupakan aset fasos fasum Pemkot," katanya saat ditemui di lokasi.

Rahmat mengatakan bahwa di atas lahan sekitar 3000 meter ini awalnya digunakan oleh para pengusaha bengkel.

Diantaranya adalah  bengkel cat mobil, bengkel sepeda, bengkel motor, warung, ada penjual bebsin eceran dan tambal ban.

"Kita sudah surati namun tidak ada keinginan untuk membongkar sendiri oleh pemilik akhinrya kami berkordinasi dengan dinas terkait pupr dan dinas lingkungan hidup, koramil dan polsek, Satpol PP untuk merapihkan," ujarnya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved