Sukajaya Diterjang Longsor

Tunggu Huntara Dibangun, Korban Longsor di Sukajaya Akan Diberi Bantuan Rp 500 Ribu Per Bulan

Dana bantuan ini, kata dia, akan disalurkan via transfer rekening dan pihaknya juga akan bekerja sama dengan Bank BJB.

Tunggu Huntara Dibangun, Korban Longsor di Sukajaya Akan Diberi Bantuan Rp 500 Ribu Per Bulan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ratusan rumah di Kampung Urug, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya hancur diterjang batu-batu yang tak terhitung jumlahnya. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Selama menunggu pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), para pengungsi korban bencana Kabupaten Bogor akan diberi bantuan dana tunggu hunian (DTH).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hassan mengatakan bahwa DTH ini berjumlah Rp 500 ribu per Kepala Keluarga (KK).

DTH ini diberikan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

"Selama menuju ke huntap, huntara, tadi disampaikan oleh BNPB, ada dana tunggu hunian. Itu 500 ribu per KK, per bulan," kata Yani Hassan, Jumat (31/1/2020).

Dana bantuan ini, kata dia, akan disalurkan via transfer rekening dan pihaknya juga akan bekerja sama dengan Bank BJB.

Pemberian DTH ini diproyeksikan akan berlangsung selama sekitar 3 bulan ke depan.

"Selama 3 bulan, transfer. Saya sudah bicara dengan BJB, kami minta untuk membuka pendaftaran rekeningnya di lokasi. Jadi orang gak perlu ke sini dan dari BJB sudah siap. Mungkin nanti pengambilannya ATM berjalan karena yang utama didaftarkan dulu. Karena rawan lah menbawa uang miliaran ke lapangan," kata Yani.

DTH ini kata dia, berlaku bagi pengungsi yang mengungsi di pengungsian maupun yang mengungsi di rumah kerabatnya.

Jumlah KK yang diusulkan untuk mendapat DTH ini, ada 3900 KK yang nantinya juga akan melewati verifikasi terlebih dahulu.

"Sementara yang kita usulkan 3900 KK. Itu nanti diverifikasi oleh BNPB," ungkap Yani.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved