Polisi Tangkap Komplotan Begal, Selalu Melukai Korbannya saat Beraksi
Melukai korban merupakan modus dari komplotan begal ini untuk dapat merampas sepeda motor.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kapolsek Tambun Kompol Siswo, mengatakan, delapan begal sadis yang baru-baru ini diringkus selalu melukai korbanya setiap kali beraksi.
"Mereka setiap beraksi selalu bawa celurit dan tidak penah tidak membacok korbannya," kata Siswo saat dikonfirmasi, Minggu (2/2/2020).
Komplotan ini membagi peran setiap kali berkasi, mereka bisanya terdiri dari grup dimana masing-masing terdapat satu orang pimpinan.
"Jadi mereka ini dibagi dua, tapi jalan beriringan kalau sudah ketemu targetnya," jelas dia.
"Ada yang berperan sebagai joki, ada yang berperan sebagai eksekutor dan membawa celurit," tambahnya.
Melukai korban merupakan modus dari komplotan begal ini untuk dapat merampas sepeda motor. Ketika korban sudah terluka atau ketakutan, mereka langsung membawa kabur motornya.
"Dalam pemeriksaan mereka mengaku modusnya dengan cara melukai korban lalu bawa kabur motor," imbuhnya.
Adapun kedelapan komplotan begal sadis yang berhasil diringkus diantaranya, VI (15), SA (17), FR (12), dan MR (20). Keempat pelaku ini dapat diringkus lebih dulu selang satu hari setelah terkahir kali beraksi.
Sementara empat pelaku lain sempat buron, pada Jumat, (31/1), mereka berhasil diringkus polisi di wilayah Bekasi.
Keempat pelaku ini ialah, Hendra Hermawan alias HH (20), Muhammad Aries alias MA (19), Firgia Rizky (16), dan Muhammad Harqi (18).
Komplotan ini terkahir beraksi di Jalan Raya Cikarang Bekasi Laut (CBL), Kampung Buwek, Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, (23/1/2020), sekira pukul 02.30 WIB.
Untuk kronologis kejadian, kelompok begal ini beraksi merampas sepeda motor Honda Beat B-3306-FVG milik korban bernama Irham (25).
Ketika itu, Irham berkendara di tempat kejadian perkara (TKP) seorang diri. Tiba-tiba, delapan orang tersangka langsung mencegatnya.
Tanpa pikir panjang, komplotan begal sadis ini langsung beraksi dengan cara menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit yang sudah disiapkan.
Korban yang tidak bisa berbuat banyak lalu berusaha menghidari serangan sabetan celurit. Tetapi, pelaku kian sadis hingga korban mengalami luka parah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kapolsek-tambun-komisaris-siswo-tengah.jpg)