Sidang Anjing Masuk Masjid

Kuasa Hukum SM Sebut Perkara Anjing Masuk Masjid Dipaksakan: Semua Orang Tahu Kalau Ibu Ini Sakit

Kuasa Hukum SM, Alfonso Hatukota mengatakan kliennya SM memang positif mengalami gangguan jiwa.

Kuasa Hukum SM Sebut Perkara Anjing Masuk Masjid Dipaksakan: Semua Orang Tahu Kalau Ibu Ini Sakit
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kuasa Hukum SM, Alfonso Hatukota 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kuasa Hukum SM, Alfonso Hatukota mengatakan kliennya SM memang positif mengalami gangguan jiwa.

Menurutnya, perkara wanita bawa anjing masuk masjid terkesan dipaksakan.

"Sejak awal penyidik, jaksa dan semua orang dalam proses penyidikan mengetahui bahwa si ibu ini sakit. Tapi karena ada desakan dari pihak-pihak tertentu akhirnya perkara ini terpaksa harus dinaikin. Ini perkara yang dipaksakan untuk naik," kata Alfonso Hatukota saat ditemui TribunnewsBogor.com di PN Cibinong, Rabu (5/2/2020).

Untuk tindakan selanjutnya, kata dia, belum ada pembicaraan dengan keluarga apakah ada tuntutan balik atau tidak

Namun, kata dia, putusan ini adalah putusan yang luar biasa dan majelis hakim telah memutuskan sangat adil.

"Kita belum diskusi dengan keluarga, tapi lihat saja nanti, apakah kita akan melakukan tuntutan balik atau tidak. Tapi sejauh ini kita sangat puas dengan putusan ini," ungkap Alfonso.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa SM, wanita bawa anjing masuk masjid di Bogor divonis bebas di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (5/2/2020).

Dalam sidang yang berlangsung selama sekitar 1 jam ini, dipastikan bahwa SM terbukti mengalami gangguan jiwa skizofrenia paranoid.

Ketua Majelis Hakim Indra Meinantha Vidi mengatakan bahwa SM terbukti bersalah karena tindak pidana penodaan agama.

Halaman
12
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved