Mantan Istri Sule Meninggal
Teddy Blak-blakan Soal Hilangnya Perhiasan Lina Rp 2 Miliar, Beda Jauh Dengan Perkataan Sang Mertua
Saat itu diakui Teddy, pihak yang menyerahkan langsung perhiasan Rp 2 miliar tersebut untuk 'dititipkan' adalah Lina dan ibunya, Utisah.
Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
Sedangkan Utisah, ibunda Lina tidak ikut masuk ke dalam.
"Yang masuk ke dalam Iwan, Teddy, almarhum di belakang, udah cuma bertiga yang masuk. Katanya mau dibersihin. Mama nunggu di luar," imbuh Utisah.
Kunjungan Lina dan Teddy ke rumah Iwan itu diakui Utisah adalah untuk menitipkan perhiasan seharga Rp 2 Miliar.
Namun belakangan, perhiasan Rp 2 miliar Lina justru raib.
• Rizky Febian Ungkap Hubungan dengan Teddy Setelah Autopsi Lina, Ngaku Trauma : Seakan Memanasi
• Ibunda Bocorkan Cara Teddy Agar Lina Bersih dari Pengaruh Sule, Almarhumah Sampai Lapor Polisi
Kisah yang diungkap ibunda Lina, Utisah itu nyatanya lain dengan apa yang diungkap Teddy.
Suami mendiang Lina itu justru mengurai cerita lain soal momen ketika perhiasan senilai Rp 2 miliar itu hilang.
Bak punya versi lain, Teddy justru menunjuk sosok sang ibu mertua, yakni ibunda Lina sebagai pihak yang turut mengetahui kenapa perhiasan Rp 2 miliar itu hilang.

Dilansir dari tayangan Cumi Cumi Indigo di Youtube edisi Senin (10/10/2020), Teddy pun mengurai ceritanya.
Soal hilangnya perhiasan Rp 2 miliar, Teddy mengaku bahwa hal tersebut akibat ulah seorang penipu.
"Berlian itu, waktu itu berlian almarhumah dititipin katanya ke seseorang si penipu," ungkap Teddy dilansir TribunnewsBogor.com.
Lebih lanjut, Teddy pun mengungkap soal detik-detik ketika perhiasan Rp 2 miliar itu raib.
• Setelah Hasil Autopsi Lina, Rizky Febian : Aku Sama Aa Teddy Baik-baik Saja
• Ibunda Sebut Emas Rp 2 M Jadi Cara Teddy Buat Lina Tak Ingat Sule Lagi, Almarhum Sempat Lapor Polisi
Saat itu diakui Teddy, pihak yang menyerahkan langsung perhiasan Rp 2 miliar tersebut untuk 'dititipkan' adalah Lina dan ibunya, Utisah.
Sadar mereka ditipu, Lina dan Utisah pun diakui Teddy langsung meminta bantuannya.
"Cuma yang nyerahin (perhiasan Rp 2 miliar) waktu dulu, ibunya, ibu Utisah sama Almarhumah. Saya udah beberapa bulan kemudian baru disuruh nagih. Ternyata pas udah jatuh temponya orang itu enggak ngebalikin," kata Teddy.
Seolah tak tahu apa-apa, Teddy pun bergumam bahwa saat perhiasan Rp 2 miliar itu diserahkan Lina ke penipu, ia tidak ada.