Breaking News:

Tati Sumirah, Legenda Bulu Tangkis yang Wafat: Raih Piala Uber, Tolak Jadi Pelatih & Pilih Kerja Ini

Salah satu dari atlet yang mampu menyumbangkan poin dan menjuarai Piala Uber 1975 adalah Tati Sumirah

kolase Tribunnews/Kompas
Tati Sumirah, atlet bulu tangkis yang wafat 

Dikejuaraan dunia 1980, nama Tati Sumirah juga menjadi andalan di kejuaraan dunia bulu tangkis hingga dapat meraih perunggu.

Namun setahun setelah itu, Tati Sumirah memilih untuk gantung sepatu.

Kehidupan Tati pun berubah 180 derajat, dari masa gemerlap sebagai salah satu pahlawan Indonesia di bidang olahraga bulu tangkis, ia harus berjuang keras bertahan hidup.

Ruben Onsu Bocorkan Persiapan Jelang Betrand Peto Disunat, Ivan Gunawan: Memiliki Bentuk Baru Ya

Bacaan Doa Setelah Sholat Magrib, Isya, Subuh, Dzuhur, Ashar Lengkap dengan Artinya

Meski sempat ditawari untuk menjadi Pelatih di PB Tangkas, klub yang membesarkan nama Tati Sumirah, ia menolak.

Tati beralasan tak cukup cakap menjadi seorang Pelatih bulu tangkis.

Betapa berubahnya hidup Tati Sumirah dari seorang yang dielu-elukan saat Indonesia juara Dunia Piala Uber.

Namun akhirnya apa yang dialami oleh Tati Sumirah untuk menyambung hidup sebagai seorang kasir apotek itu didengar kawan-kawan atletnya.

Hingga dengan bantuan para rekan, Tati Sumirah sempat berganti profesi sebagai tenaga di bagian perpustakaan perusahaan minyak pelumnas di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Serikat Pekerja Soal Bonus 5 Kali Gaji di Omnibus Law Cipta Kerja : Lihat Kulitnya Saja Seakan Mimpi

Nikita Mirzani Bongkar Kekejaman Dipo Latief kepada Azka, Bikin Jedar Melongo: Anak Jejeritan Trauma

Tapi kini salah satu pahlawan Indonesia itu tinggal nama, diusia senjanya, tepat 68 tahun, Tati Sumirah harus tutup usia.

Meninggalnya salah satu pahlawan bulu tangkis Indonesia ini adalah duka bagi dunia bulu tangkis.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved