Hampir 2.000 Orang CPNS di Kabupaten Bogor Gagal Jadi ASN
Hampir 2.000 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gagal menjadi PNS setelah tak lolos dalam seleksi CPNS awal tahun 2020 ini.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Hampir 2.000 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gagal menjadi PNS setelah tak lolos dalam seleksi CPNS awal tahun 2020 ini.
Mereka tidak lolos karena tidak mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang digelar di Cibinong sebanyak 58 sesi.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi pasa Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Susi Hastuti menjelaskan bahwa ada 1.865 CPNS yang tak ikut tes SKD dari total 20.190 peserta.
"Peserta yang hadir (tes SKD) ada 18.325, yang tidak hadir 1.865," kata Susi Hastuti kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).
Para peserta ini dianggap tidak hadir tes SKD karena berbagai alasan seperti berhalangan untuk datang, terlambat, tidak melengkapi persyaratan dan yang lainnya.
Setelah tes SKD usai, maka selanjutnya nanti akan diumumkan peserta yang lolos tes ini dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
"Setelah ini kami menunggu pengumuman panitia seleksi di tingkat nasional untuk kelulusan SKD," kata Susi.
Setelah kelulusan SKD diumumkan oleh panitia seleksi nasional, para peserta CPNS ini akan maju ke tahap seleksi selanjutnya yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Namun SKB ini masih belum diketahui pasti kapan akan dilaksanakan karena jadwalnya akan diumumkan nanti oleh Panselnas.