Waspada Virus Corona, Seluruh Sekolah di Jepang Diminta untuk Tutup hingga April 2020
Seorang warga Kota Hakodate, Hokkaido, Machiko Inari, mengaku akan mengambil cuti seminggu untuk menjaga anak-anaknya
Saat ini, sekitar 1.600 sekolah dasar dan sekolah menengah di Hokkaido memutuskan untuk menutup sekolah mereka dan menghentikan kegiatan belajar mengajar.
"Kami akan melakukan upaya terbaik kami untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut untuk melindungi kehidupan dan kesehatan orang-orang di Hokkaido," ujar Gubernur Hokkaido, Naomichi Suzuki.
Tak hanya sekolah dasar hingga sekolah menengah atas yang ditutup, Universitas Ochanomizu di Tokyo juga mengaku akan menutup sekolah-sekolah yang berafiliasi mulai Jumat (6/3/2020) hingga awal April.
Seorang pejabat sekolah menyebutkan, tindakan penutupan ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk jangka waktu yang relatif lama.
Sementara itu, Pemerintah Kanagawa memutuskan mengecualikan orangtua dan wali untuk menghadiri upacara kelulusan.
Hal ini juga termasuk sebagai tindakan pencegahan penularan virus Covid-19 ini.
"Kami ingin mendapatkan cukup waktu bagi orangtua yang bekerja mengatur jadwal mereka dan atasan mereka sebelum memulai liburan," ujar Kepala Dewan Pendidikan Sapporo, Masahide Hasegawa.
Di wilayah Tomakomai, dilaporkan ada seorang siswa sekolah menengah pertama telah terinfeksi virus corona.
Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Tomakomai ditutup hingga 8 Maret 2020.
Kasus lain virus corona di lingkungan sekolah, seorang guru SMP di Ebetsu dinyatakan positif terkena virus corona. Sekolah ini ditutup sampai 6 Maret 2020.
Serangkaian infeksi virus corona di sekolah-sekolah Hokkaido lainnya antara lain, dua orang di SD di wilayah Nakafurano dan seorang sopir bus sekolah di Aibetsu.
Seorang warga Kota Hakodate, Hokkaido, Machiko Inari, mengaku akan mengambil cuti seminggu untuk menjaga anak-anaknya yang duduk di kelas 5 SD dan taman kanak-kanak.
"Meskipun (cuti) itu akan memengaruhi pekerjaan dan rekan kerja saya, tapi itu lebih baik jika mengurangi risiko infeksi bagi anak-anak karena sedikit hal yang diketahui tentang penyakit ini," ujar Inari.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dampak Virus Corona, Seluruh Sekolah di Jepang Diminta Tutup hingga April 2020", .
Penulis : Retia Kartika Dewi
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary