Breaking News:

Jadi Pembicara di Acara Trend Bisnis Retailer 2020, Marcel Chandrawinata Bahas Trik Jualan Online

program yang disajikan oleh Lotte Grosir Pakansari terdiri dari Toko Modern, Countainer Modern, dan Kios Modern

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Artis Marcel Chandrawinata menjadi pembicara Trend Bisnis Retailer 2020 yang digelar Lotte Grosir Pakansari, Sabtu (29/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Acara Trend Bisnis Retailer 2020 yang digelar Lotter Grosir Pakansari, Sabtu (29/2/2020) diikuti ratusan peserta.

Acara tersebut diselenggarakan guna menjalin kerja sama ataupun membuka peluang bisnis kepada masyarakat menjadi mitra dari Lotte Grosir Pakansari.

Adapun program yang disajikan oleh Lotte Grosir Pakansari terdiri dari Toko Modern, Countainer Modern, dan Kios Modern.

Program tersebut ditawarkan untuk mempermudah masyarakat dalam membuka peluang bisnisnya.

Acara Trend Bisnis Retailer 2020 semakin meriah dengan kehadiran Marcel Chandrawinata yang menjadi pembicara dalam sesi talk show.

Store General Manager Lotte Grosir Pakansari, Asep Erik Rizal mengatakan bahwa acara yang terselenggara merupakan sarana informasi Lotte Grosir dengan masyarakat untuk membuka peluang bisnis.

"Tujuannya untuk sarana komunikasi, sarana tanya jawab sebenarnya program yang ditawarkan apa saja, nah event Trend Bisnis Retailer 2020 ini bisa ditanyakan lebih lengkap," ujarnya.

"Ini acara yang kedua, bulan lalu kita juga mengadakan. Ini sarana Lotte Grosir untuk lebih dekat kepada masyarakat. Ini kita bicara untuk Retailer," sambungnya.

Lebih lanjut, Asep Erik Rizal mengatakan bahwa saat ini Lotte Grosir menyediakan kebutuhan dengan jumlah eceran.

"Kita mengakomodir kebutuhan masyarakat untuk harian dan kita juga memenuhi keinginan untuk grosiran. Beli banyak tentu harganya akan lebih murah," paparnya.

Sementara itu, Artis dan Entrepreneur, Marcel Chandrawinata menjelaskan masyarakat harus pandai mengkolaborasikan konsep jualan offline dengan online.

"Jadi kita harus tidak terpaku dengan satu jenis pengetahuan saja," tegasnya.

"Zaman sekarang, kita harus pandai menggunakan kemodernan untuk promosi. Misalnya, tiktok itu bisa digunain sebagai sarana promosi. Jadi kreatifitas itu tidak ada batasnya," sambungnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved