Kendalikan Jumlah Angkot di Kota Bogor, Bima Arya Targetkan Berkurang Separuh Akhir Tahun 2020

Demi mengendalikan jumlah kendaraan angkutan kota (angkot) yang beroperasi di Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor melakukan program konversi angkot pola

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wali Kota Bogor Bima Arya dalam acara Kegiatan Pengurangan Angkutan Umum di Balaikota Bogor, Minggu (1/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Demi mengendalikan jumlah kendaraan angkutan kota (angkot) yang beroperasi di Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor melakukan program konversi angkot pola 2:1.

Pola ini menjadikan 2 angkot lama atau tua diganti dengan 1 angkot yang baru.

"Tidak mudah memang, ini prosesnya bertahun-tahun. Kita ikhtiar secara bertahap menggunakan pola baru. Polanya 2:1, angkot yang sudah expired dibesituakan, 2 menjadi 1, penggantinya," kata Wali Kota Bogor Bima Arya dalam acara Kegiatan Pengurangan Angkutan Umum di Ruang Sri Paseban, Balai Kota Bogor, Minggu (1/3/2020).

Diketahui, di Kota Bogor sendiri ada 1.270 unit angkot yang beroperasi di pusat kita yang meliputi 5 trayek.

Bima menargetkan dengan program ini bahwa sekitar 50 persen dari total jumlah angkot di pusat kota tersebut akan berkurang di akhir tahun 2020.

"Kita lakukan secara bertahap membesituakan angkot ini sehingga angkot di pusat kota berkurang. Dalam setahun (ditargetkan) berkurang setengahnya, 635 unit angkot," kata Bima Arya.

Angkot-angkot tua itu nantinya akan diplat hitamkan dan tak lagi beroperasi menjadi angkot.

Sedangkan angkot-angkot baru nantinya juga akan masuk ke tahapan selanjutnya yakni opsi konversi ke feeder (sistem pengumpan) atau konversi ke bis.

"Nanti angkot yang sudah baru itu pun akan ada opsi-opsi lain, tahapan-tahapan lain, menjadi feeder atau dikonversi jadi bis menuju Kota Bogor yang jumlah angkotnya bisa dikendalikan sesuai dengan kebutuhan. Nantinya di pusat kota tidak ada lagi (angkot), jadi bis dan trem, angkot jadi feeder saja. Itu bertahap, sekarang pola 2:1 dulu," ungkap Bima Arya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved