Breaking News:

Teror Virus Corona

Pengakuan Mahasiswi Penimbun 17.500 Masker di Apartemen, Segini Keuntungannya

masker menjadi salah satu yang paling dicari masyarakat sejak mewabahkan virus corona.

Wartakota
Ilustrasi 

"Polsek Tanjung Duren sita 350 kardus masker berbagai merek di apartemen kawasan Grogol," kata Yusri saat saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/3/2020) mengutip Tribun Jakarta.

Dijual Online

Pelaku menjual masker secara online untuk memperoleh keuntungan yang berlipat.

Total barang bukti yang diamankan sebanyak 17.500 masker berbagai merek.

"Ada sekitar 350 pak dus masker dengan berbagai merek. Dimana satu dus isi sekitar 50 masker," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (4/3/2020).

Seorang perawat mengenakan pakaian pelindung lengkap di ruang isolasi RSUD Cibinong khusus menghadapi wabah virus corona, Selasa (3/3/2020).
Seorang perawat mengenakan pakaian pelindung lengkap di ruang isolasi RSUD Cibinong khusus menghadapi wabah virus corona, Selasa (3/3/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Yusri mengatakan, masker itu sudah dibeli TVH sejak sebulan lalu atau saat virus corona mulai mewabah di China.

Masker tersebut kemudian dijual kembali oleh TVH secara online melalui media sosial.

TVS pun membuat pengakuannya kepada polisi.

TVS mengaku mengambil untung Rp 10 ribu per-dus yang dijualnya secara online.

"Hasil keterangan awal cuma ambil keuntungan Rp 10 ribu (per dus) karena dia modal beli Rp 300 ribu jual Rp 310 ribu," kata Yusri.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved