BTP Masuk Bursa Calon Pemimpin Ibu Kota Baru, Pandji Pragiwaksono Prediksi Ahok Calon Presiden 2024
Sebelum Presiden Jokowi mengumumkan Ahok jadi bursa calon Pemimpin Ibu Kota Baru, Pandji Pragiwaksono sudah memprediksi BTP jadi Capres 2024.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Dalam vlognya, Pandji Pragiwaksono menyebut Ahok kini menempatkan diri di posisi yang strategis.
Beberapa di antaranya kata Pandji, dengan bergabungnya Ahok ke PDIP yang sekarang menjadi partai penguasa dan juga jabatan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina.
"Biar gimana pun nama, Pak BTP bakal tetap relevan sampai 2024 dengan begitu," ujar Pandji Pragiwaksono dalam vlognya seperti dikutip Kompas.com, Jumat (6/3/2020).
Selain itu, Pandji Pragiwaksono melihat nama BTP mungkin saja menjadi alternatif di pilpres 2024.
Terlebih berdasarkan survei Indobarometer terbaru, tiga kandidat teratas adalah Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Sandiaga Uno.
"Prabowo 20 persen, Anies 14 persen, dan Sandiaga 8 persen kalau enggak salah," ucap Pandji Pragiwaksono.
• Jawab Kerinduan Pramono Anung, Fadli Zon Bahas Ahok, Fahri Hamzah : Carilah Aku dalam Kebisuan
• Soal BTP Masuk Bursa Calon Pemimpin Ibu Kota Baru, Fadli Zon : Jokowi Memang Sayang pada Ahok
"Nah, dengan tiga nama itu mungkin ada publik yang enggak nyaman dan Pak BTP masuk ya, kita enggak tahu," lanjutnya.
Pandji menambahkan, gelagat Ahok maju di pilpres 2024 sedikit terlihat ketika dalam jumpa pers peluncuran buku "Panggil Saya BTP".
"Soalnya dalam presscon Pak BTP bilang 'enggaklah saya maju capres, tapi kalau entar enggak ada kandidat bagus, saya maju deh'. Nah, ini enggak tahu bercanda atau enggak beliau," ucap Pandji Pragiwaksono.
Berkali-kali ajak Ahok collab
Pandji Pragiwaksono mengungkapkan dirinya sudah berulang kali mengajak Ahok membuat konten vlog bersama.
Namun, kata Pandji, hingga kini ia belum mendapat jawaban dari Ahok.
"Enggak mau beliau. Sudah berapa kali (menawarkan kolaborasi vlog), belum ada balasan," ucap Pandji Pragiwaksono.
Meski demikian, Pandji memaklumi Ahok yang hingga kini belum memberi jawaban terkait ajakannya berkolaborasi vlog.
"Tapi kalau dilihat beliau kan memang belum nongol di YouTube siapa-siapa. Jadi kayaknya memang beliau enggak mau, bahkan di level Deddy Corbuzier atau Baim Wong begitu, dia juga enggak mau," ucap Pandji.