Pabrik Tembakau Gorila

Seperti Ini Bentuk Bibit Tembakau Gorila yang Bisa Bikin Teler, Harga Per Gramnya Capai Rp 1 Juta

Bibit tembakau gorila yang disita Satuan Narkoba Polres Bogor harganya cukup mahal, 1 gram mencapai Rp 1 juta.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy memperlihatkan bibit tembakau gorila yang digunakan pelaku untuk memproduksi tembakau gorila 5 kg tiap minggunya dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Selasa (10/3/2020). 

"Pelaku beli online, nanti kita kembangkan," kata Roland.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Narkoba Polres Bogor mengungkap home industri pembuatan tembakau sintesis atau dikenal sebagai tembakau gorila.

Dalam kasus ini, polisi menangkap dua pelaku  yakni AN dan DA di Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Sedangkan pabrik pembuatan tembakau gorila berada di daerah Bekasi, Jawa Barat.

"Tersangkanya inisial AN dan DA, jumlah barang bukti tembakau yang diamankan sebanyak 5,022 Kg, bibit sintesis 33 gram, termasuk alat produksi," katanya.

Polisi Ungkap Pabrik Tembakau Gorila, Pelaku Raup Keuntungan Rp 40 Juta Per Minggu

Dia menjelaskan bahwa pelaku menjual tembakau gorila ini secara online serta sudah beroperasi selama 4 bulan.

Home industri tembakau gorila ini terungkap setelah Satuan Narkoba Polres Bogor melakukan cyber patrol dan bekerja sama dengan perusahaan jasa pengiriman barang.

Pelaku penyalahgunaan narkoba dan tersangka pabrik pembuatan tembakau gorila di Mapolres Bogor, Selasa (10/3/2020).
Pelaku penyalahgunaan narkoba dan tersangka pabrik pembuatan tembakau gorila di Mapolres Bogor, Selasa (10/3/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

"Tembakau gorila ini jualnya online, sudah beroperasi sekitar 4 bulan, itu penjualan menghabiskan 500 gram dalam 7 - 10 hari. Seminggu keuntungannya 40 juta. Dijual per 3 gramnya Rp 200 ribu," kata Roland.

Para tersangka dijerat pasal 113, 114, 111, 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo Permenkes nomor 44 tahun 2019 dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara atau seumur hidup.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved