Teror Virus Corona

Pasien 27 Terinfeksi Virus Corona Masih Memunculkan Tanda Tanya, Dugaan Local Transmission

pasien tersebut tidak tertular dari orang asing, bukan orang yang baru tiba dari luar negeri, maupun diduga tidak tertular orang yang telah sakit

Tayang:
Editor: khairunnisa
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Perawat mengunakan berjalan usai melakukan pemeriksaan terhadap pasien yang diduga terkena virus Difteri di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Jumat (8/12). Menteri Kesehatan Nila Moeloek menetapkan kasus virus Difteri merupakan kasus kejadian luar biasa, sehingga Kemenkes akan menjadwalkan imunisasi vaksin TD (tetanus-difteri) untuk mengatasi kejadian luar biasa (KLB) penyakit difteri di tiga provinsi diantaranya Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemerintah mengumumkan ada delapan kasus baru pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Indonesia hingga Selasa (10/3/2020) sore.

Dengan penambahan ini, sudah 27 orang yang dirawat secara intensif di ruang isolasi rumah sakit lantaran terjangkit virus corona.

Dari delapan orang yang baru diumumkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, ada satu pasien yang cukup misterius dan memunculkan tanda tanya.

Sebab, belum diketahui dari mana ia terpapar virus yang pertama terungkap di Kota Wuhan, China itu.

"Kasus 27, laki-laki, 33 tahun, warga negara Indonesia," kata Yuri saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Menurut Yuri, pasien tersebut tidak tertular dari orang asing, bukan orang yang baru tiba dari luar negeri, maupun diduga tidak tertular orang yang telah sakit sebelumnya.

Dia tidak berasal dari klaster yang telah diumumkan sebelumnya.

"Kami duga ini local transmission," kata dia.

Kabar Duka : Penyanyi Rama Aipama Meninggal Dunia

Pasutri Bunuh Diri di Hari Putusan Cerai, Tinggalkan Surat Wasiat: Ojo Diautopsi Ibu Bapak Ikhlas

Terus upayakan penelusuran

Saat ini, kondisi pasien tersebut dipantau dalam keadaan stabil.

Meski demikian, upaya penelusuran masih terus dilakukan oleh tim Kemenkes guna mengetahui dari mana asal penularannya.

Sebab, bila merujuk temuan pada 26 pasien lain, ada korelasi dari mana asal muasal mereka tertular.

Pasien kasus 01, misalnya, ia diduga tertular dari seorang warga negara Jepang saat menjadi pembawa acara pada sebuah acara di Kemang, Jakarta Selatan.

Sementara, pasien 02, 03, 04, 05, 10, 11, dan 12 memiliki kontak dekat dengan pasien 01 sebelumnya.

Adapun, pasien 13 merupakan sub klaster dari pasien 03, serta pasien 20 dan 21 merupakan sub klaster Jakarta.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved