Pasutri Bunuh Diri di Hari Putusan Cerai, Tinggalkan Surat Wasiat: Ojo Diautopsi Ibu Bapak Ikhlas
Pasangan suami istri diduga bunuh diri di hari putusan sidang cerai, minta dikuburkan satu Liang Lahat.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
"Memang saat itu ada buih di mulut YI. Tapi kondisi di dalam rumah sudah bersih. Kami cari ke tempat sampah gak temukan benda mencurigakan. Namun diduga ada ketidakharmonisan dalam keluarga," beber Kapolsek Wagir, AKP Sri Widya Ningsih ketika dikonfirmasi.
Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan, ia juga mengaku tidak menemukan tanda kekerasan dalam tubuh korban.
"Kami juga tidak tahu karena berbuih saja. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Meninggalnya dua duanya sudah terlentang di atas lantai. Mungkin karena busa itu. Karena belum ada bukti, keduanya pakai racun apa tidak," ujar Sri.

Ditemukan surat wasiat
Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan ditemukan surat wasiat pada celana korban JW.
• Siswi SMP yang Bunuh Bocah Kini Diisolasi, 10 Dokter Dilibatkan untuk Ungkap Kejiwaan Pelaku
• Polisi Ungkap Penyebab Kematian Wanita Bertato Burung Hantu, Terkuak dari Hasil Autopsi Anjani Bee
Dalam surat tersebut, bertuliskan permintaan kepada anaknya bernama Yoga untuk menjaga adik-adiknya.
Termasuk ada titipan uang untuk keperluan sehari-hari.
"Yoga Nok Dompet e Bapak Ono Duit Kanggo Kepentingan Dino Iki Sepurane. Sepurane le yo titip jogo adike. Tolong jogo apik-apik yo le," ujar YK dalam surat yang ditulisnya.
Maksud kalimat tersebut jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai berikut.
"Yoga di dompet bapak ada uang untuk kepentingan hari ini. Maaf. Maaf ya Nak, jaga adikmu. Tolong jaga baik-baik ya Nak," tulisnya.
Tak hanya itu, korban juga meminta anaknya untuk tidak melakukan otopsi terhadap jenazahnya.
Sebab, korban sudah merasa ikhlas dengan kematiannya.
"Ojo oleh diotopsi ibu iklas bapak iklas anak2 ku seng pinter, Feri, Yoga, Vega Kabeh Sak Darah Daging seng rukun. nek golek salah siji digoleki ojo tukaran," tulisnya.
Putusan Cerai
Motif pasangan suami istri (Pasutri) asal Desa Petungrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malangyang ditemukan tewas diduga bunuh diri bareng di kamar kediamannya mulai muncul ke permukaan.
• UPDATE Siswi SMP yang Bunuh Bocah 5 Tahun Diisolasi di RS Polri Kramat Jati, Begini Kondisinya
• Lima Tersangka Kasus Siswi SMK Digerayangi Paksa Tidak Ditahan