Teror Virus Corona

UPDATE 12 Maret 2020 Virus Corona : Jangkiti 124 Negara dengan 126.380 Kasus

Tedros menyerukan negara-negara di dunia untuk belajar dari keberhasilan satu sama lain dalam menangani virus ini.

Tayang:
Editor: khairunnisa
South China Morning Post via Tribunnews.com
Kepanikan Terjadi di Keramaian Kota di Hong Kong saat Seorang Wanita Diduga Terinfeksi Virus Corona 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wabah virus corona yang dimulai dari Wuhan, China, kian meluas ke seluruh dunia hingga saat ini total 126.380 orang terinfeksi.

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) akhirnya menyatakan penyebaran virus corona saat ini menjadi pandemi.

"Virus corona telah menjadi pandemi. Kami telah membunyikan alarm dengan keras dan jelas," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (11/3/2020) dilansir dari New York Times.

Tedros menyerukan negara-negara di dunia untuk belajar dari keberhasilan satu sama lain dalam menangani virus ini.

"Temukan, pisahkan, uji, dan rawat setiap kasus, serta lacak setiap kontak. Siapkan rumah sakitmu. Lindungi dan latih pekerja layanan kesehatan Anda," tegas Tedros.

Virus corona infeksi pejabat hingga public figure

Melansir BBC News, pemerintah Italia mengumumkan menutup semua toko, kecuali supermarket dan apotek, akibat kian meluasnya infeksi virus corona di negara tersebut.

Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan bar, restoran, salon hingga perusahaan yang tidak penting juga akan tutup.

Tercatat infeksi virus corona di Italia mencapai angka 12.462 kasus dan menjadikan negara ini sebagai negara kedua dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak setelah China.

Infeksi virus SARS-CoV-2 ini tidak hanya menjangkiti masyarakat umum biasa.

Kendati banyak para pasien yang terinfeksi setelah melakukan perjalanan dari negara-negara asal virus ini berkembang, namun sejumlah petinggi dan pejabat publik juga turut terinfeksi.

Sejumlah kasus infeksi Covid-19 yang menyerang para petinggi negara muncul di Iran.

Seperti dilansir dari Aljazeera, wakil presiden Iran, Eshaq Jahangiri dikonfirmasi terinfeksi Covid-19.

Bahkan, virus SARS-CoV-2 ini juga turut menginfeksi dua menteri Iran.

Angka kasus infeksi virus corona di Iran juga masih cukup tinggi, dengan catatan 9.000 kasus dan 354 kasus kematian akibat Covid-19.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved