Malaysia Lockdown Total Semua Negara Mulai 18 Maret, Perdana Menteri: Tak Bisa Menunggu Lebih Buruk

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakanm pemerintah akan menerapkan lockdown mulai 18 Maret hingga 31 Maret.

kolase Kompas TV
Malaysia umumkan lockdown seluruh negara akibat virus corona 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Malaysia mengumumkan lockdown total selama dua minggu mulai 18 Maret, menutup semua bisnis kecuali toko yang menjual makanan dan kebutuhan sehari-hari, dalam langkah drastis untuk membendung lonjakan infeksi virus corona baru.

Dalam pidato pada Senin (16/3/2020) malam, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakanm pemerintah akan menerapkan Perintah Pengendalian Gerakan mulai 18 Maret hingga 31 Maret.

"Pemerintah memandang situasi ini dengan serius, terutama dengan perkembangan gelombang kedua (infeksi)," katanya seperti dikutip South China Morning Post.

UPDATE Virus Corona di Indonesia: 134 Terinfeksi Covid-19, 8 Sembuh Total dan 5 Meninggal

Warga Antre Panjang Akibat Rute Transjakarta Dikurangi, Yunarto:Emang Semua Punya Kendaraan Pribadi?

"Kami tidak bisa menunggu lebih lama untuk hal-hal menjadi lebih buruk."

"Tindakan drastis harus segera dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit dengan membatasi pergerakan publik. Ini adalah satu-satunya cara kita dapat mencegah lebih banyak orang terinfeksi oleh wabah yang dapat menghancurkan kehidupan,” ujar Muhyiddin.

Gerakan dan pertemuan massa di seluruh negeri dilarang, termasuk kegiatan keagamaan, olahraga, sosial, dan budaya. Untuk menegakkan ini, semua rumah ibadah dan tempat bisnis harus tutup, kecuali supermarket, pasar umum, dan toko serba ada yang menjual kebutuhan sehari-hari.

"Semua kegiatan keagamaan di masjid akan ditangguhkan, termasuk salat Jumat," kata Muhyiddin.

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (Shutterstock via Kompas)

Juga akan ada pembatasan terhadap wisatawan yang masuk ke Malaysia.

Sementara orang Malaysia dilarang bepergian ke luar negeri.

Selain itu, semua taman kanak-kanak, sekolah dasar dan menengah, baik negeri maupun swasta, serta semua lembaga pendidikan tinggi negeri dan swasta, termasuk lembaga pelatihan keterampilan nasional akan ditutup.

Perdana Menteri Malaysia juga mengumumkan penutupan semua kantor pemerintah dan swasta, kecuali yang terlibat dalam layanan penting, termasuk air, listrik, energi, telekomunikasi, transportasi, penyiaran, keuangan, keamanan, dan kesehatan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS! Malaysia Putuskan Lockdown Total Seluruh Negara Selama 2 Pekan

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved