Teror Virus Corona

Jawa Barat Siap Lockdown, Ridwan Kamil Minta Pemerintah Pusat Pertimbangkan: Banyak Postifinya Juga

Namun untuk kebijakan lockdown ini, ia menegaskan kalau Pemprov Jawa Barat akan satu suara dengan pemerintah pusat.

Youtube/ILC
Ridwan Kamil sebut Jawa Barat siap lockdown 

"Alhamdulillah sudah diizinkan, per hari ini sudah 230 mereka yang tidak terlihat sakit atau bergejala untuk kami tes. Berita buruknya adalah, dari 230 orang-orang yang terlihat sehat dan tidak bergejala, ternyata satu positif," jelasnya.

Dengan adanya hasil tes tersebut, menurut Ridwan Kamil, ini menandakan bahwa virus corona sedang beredar di antara orang-orang yang sehat dan tidak bergejala.

"Sehingga strateginya tidak bisa lagi tentang urusan perawatan saja, tapi juga bagaimana pencegahan penularan. Social distancing ini sudah baik. Tapi belum dipahami sepenuhnya oleh warga," kata dia.

Kemudian soal lockdown, Ridwan Kamil setuju bahwa kebijakan itu adalah kewenangan pemerintah pusat karena konsekuensinya sangat besar.

"Kalau diyakini suplai pangan itu siap, saya kira itu opsi bisa dilakukan. Tapi kalau suplai pangan dan logistik tidak siap, ini akan menimbulkan kekacauan yang luar biasa," tambahnya.

Ia pun mencontohkan beberapa negara yang melakukan lockdown dan tidak.

"Di negara maju ada yang lockdown seperti Italia dan Malaysia, tapi Korea tidak lockdown karena masyarakatnya disiplin dan melakukan sampling 15 ribu per hari, sementara kita baru 230. Makanya kami sampaikan kalau kami butuh alat sampling yang lebih banyak," ucapnya.

Ridwan Kamil juga menegaskan kalau Pemprov Jabar akan taat pada protokol pemerintah pusat, namun ia meminta untuk dipertimbangkan.

"Urusan lockdown ini mohon dipertimbangkan, banyak positifnya juga. Dengan syarat memang kesiapan-kesiapannya terukur dan dampaknya terukur," tegasnya.

Ia juga memohon dukungan untuk daerah yang sedang berjuang agar penyebaran virus corona ini tidak terlalu parah.

Bertemu Anies Baswedan, Tito Karnavian Bahas Kemungkinan Karantina Wilayah

Tangani Pasien Corona, Dokter 80 Tahun Dikabarkan Masuk ICU,Kirana Larasati : Doakan Lebih Kuat Lagi

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved