Teror Virus Corona

Update Virus Corona di Dunia: 214.894 Orang Terinfeksi, 83.313 Sembuh, dan 8.732 Meninggal Dunia

Afrika menjadi benua yang belakangan melaporkan kasus infeksi dan kematian akibat virus corona.

Miguel Á. Padriñán/Pixabay
llustrasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wabah virus corona jenis baru, SARS-CoV2, belum mereda. Bahkan, di sejumlah negara, mengalami lonjakan kasus yang signifikan.

Per Kamis (19/3/2020), seperti dikutip dari John Hopkins University, total ada sebanyak 214.894 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara, angka kematian sebanyak 8.732, dan pasien sembuh 83.313.

Berikut 10 negara dengan jumlah kasus terbanyak:

  1. China 81.102 kasus, lebih dari 3.122 kematian.
  2. Italia 35.713 kasus, 2.978 kematian
  3. Iran 17.361 kasus, 1.135 kematian
  4. Spanyol 13.910 kasus, 623 kematian
  5. Jerman 12.327 kasus, 28 kematian
  6. Perancis 9.052, 148 kematian
  7. Korea Selatan 8.413 kasus, 84 kematian
  8. Amerika Serikat 7.769 kasus, 55 kematian
  9. Swiss 3.028 kasus, 28 kematian
  10. Inggris 2.642 kasus 71 kematian
  11. Di Indonesia, data terakhir yang dipublikasikan pada Rabu (18/3/2020), ada 227 orang positif Covid-19, 19 orang meninggal dunia, dan 11 orang dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, rencananya akan dimanfaatkan sebagai tempat karantina, observasi, dan isolasi orang dalam pemantauan Covid-19.

Melansir pemberitaan Kompas.com, Rabu (18/3/2020), rencananya Wisma Atlet Kemayoran akan mulai beroperasi pada Senin (23/3/2020).

Berikut ini perkembangan terkait virus corona di sejumlah negara, dikutip dari Aljazeera:

Trump meminta persetujuan untuk atur sektor wisata

Untuk mengelola krisis kesehatan dan ekonomi karena virus corona, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan meminta ketentuan federal yang memungkinkan Pemerintah AS mengatur sektor swasta dalam rangka merespons pandemi virus ini.

Status KLB Virus Corona di Solo Akan Dievaluasi Minggu Pekan Depan

Trump mengatakan, ia akan menandatangani Undang-Undang Produksi Pertahanan jika memang dibutuhkan.

Halaman
1234
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved