Breaking News:

Teror Virus Corona

Warga Jateng yang Positif Corona Pernah Ikut Seminar di Bogor, Bupati Kesulitan Cari Panitia

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan sampai saat ini panitia acara seminar tersebut belum ditemukan.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Olga Lionart/Pixabay
ilustrasi virus corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dua warga Jawa Tengah yang dikabarkan meninggal setelah dinyatakan positif virus corona memiliki riwayat pernah mengikuti acara seminar di sebuah hotel di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan sampai saat ini panitia acara seminar tersebut belum ditemukan.

Panitia acara event seminar ini sudah tak lagi barada di alamat kantornya karena telah pindah ke lokasi lain.

"Sampai hari ini panitianya belum ketemu, kita juga sudah minta bantuan aparat keamanan dan ini sedang di-tracking sama pemerintah juga," kata Ade Yasin, Kamis (19/3/2020).

Meskipun begitu, Ade mengaku sudah memeriksa para pegawai hotel terkait acara seminar itu.

Sebagian diantaranya sudah dibawa sampelnya ke Bandung untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

"Tetapi kami mewaspadai yang melayani mereka, termasuk pegawai-pegawai hotel. Ada 15 pegawai hotel yang melayani mereka, sudah kita pantau. Setelah masa inkubasi 14 hari, sudah dinyatakan sehat tapi kami belum yakin. Makanya 5 orang dikirim ke Bandung untuk pemeriksaan sampel, pemeriksaan lebih lanjut," kata Ade Yasin.

Acara seminar yang bertema 'Anti Riba' tersebut diduga dihadiri cukup banyak peserta dari berbagai daerah.

Hotel tempat seminar itu pun untuk sementara kini sudah tak lagi menerima tamu pasca kabar adanya riwayat pasien positif corona yang pernah singgah di hotel tersebut.

"Hotel tersebut sementara tidak menerima tamu," kata Ade Yasin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved