Virus Corona di Bogor
Dapat Bantuan 1.600 Alat, Rapid Tes di Kabupaten Bogor Digelar Selama 3 Hari
Rapid test ini sendiri diperkirakan dilaksanakan selama tiga hari sejak Rabu (25/3/2020) sampai Jumat (27/3/2020) besok.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kabupaten Bogor memdapatkan bantuan 1.600 alat rapid tes dari pemerintah untuk pelaksanaan rapid tes virus corona atau covid-19.
Rapid test ini sendiri diperkirakan dilaksanakan selama tiga hari sejak Rabu (25/3/2020) sampai Jumat (27/3/2020) besok.
"Alat tersebut baru dipergunakan 1.250 untuk rapid tes, sisanya besok," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).
Pelaksana rapid tes ini dilakukan secara menyebar di rumah sakit, puskesmas bahkan rumah sakit swasta yang pernah merawat pasien covid-19.
Orang yang berhak menjalani rapid tes ini adalah Orang Dalam Risiko (ODR), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Sejauh ini, dari hasil rapid tes yang digelar Pemkab Bogor ditemukan satu orang positif covid-19.
Diberitakan sebelumnya, pasien positif tersebut adalah seorang remaja perempuan.
Pasien tersebut berdomisili di wilayah barat Kabupaten Bogor.
"Yang terkonfirmasi positif ini adalah perempuan usia 15 Tahun," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan resminya, Rabu (25/3/2020) malam.
Remaja putri tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta untuk diisolasi dan ditangani lebih lanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/warga-jalani-rapid-test.jpg)