3.421 Calon Jamaah Haji 2020 Terancam Batal Berangkat, Kemenag Bogor Tetap Lakukan Persiapan

anitia Penyelenggaraan Haji Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor tetap menggelar persiapan

Tribunnews.com/Bahaudin
ILUSTRASI -- Suasana jemaah haji Indonesia menunggu bus sholawat untuk salat di Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019). Cuaca panas di Makkah tak menyurutkan semangat jemaah haji Indonesia untuk salat Jumat di Masjidil Haram. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Panitia Penyelenggaraan Haji Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor tetap menggelar persiapan walaupun 4.321 calon jamaah haji untuk tahun 2020 terancam batal berangkat ke tanah suci karena Covid-19.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Bogor Syamsudin mengatakan bahwa persiapan tetap dilakukan karena keputusan terkait haji 2020 belum dikeluarkan oleh pemerintah.

"Kita persiapan tetap berjalan, apakah nanti keberangkatan haji itu tidak jadi atau diundur, itu lain lagi," kata Syamsudin saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Jumat (27/3/2020).

Para calon jamaah haji tetap mengikuti tahapan sebelum pemberangkatan jamaah haji.

Namun, pemerintah juga berupaya melakukan pencegahan seperti proses manasik haji konvensional yang ditunda karena menimbulkan kerumunan massa dan tengah diupayakan untuk diganti pembelajarannya melalui buku dan digital.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 3.421 calon jamaah haji tahun 2020 Kabupaten Bogor terancam batal berangkat ke tanah suci.

Hal ini terjadi karena virus corona atau (covid-19) yang merebak di sejumlah negara di dunia.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, Syamsudin mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari Kemenag Pusat terkait hal ini.

"Kita nunggu dari Kementrian Agama Pusat, untuk Kabupaten Bogor itu 3.421 (calon jamaah haji)," kata Syamsudin saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Jumat (27/3/2020).

Diketahui, karena merebaknya virus corona, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan langkah-langkah antisipasi.

Seperti dengan cara menangguhkan penerbangan internasional, penangguhan untuk visa umroh bahkan menutup fasilitas-fasilitas publik.

Namun, untuk musim haji 2020, Pemerintah Arab Saudi masih belum memutuskan apa pun.

"Virus corona ini kan udah permasalahan nasional, berdasarkan intruksi dari presiden, ikuti aja itu. Jamaah juga sudah tahu kondisi sekarang ya. Pusat juga nunggu keputusan dari Pemerintah Saudi," kata Syamsudin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved