Teror Virus Corona

Cara Mencegah Virus Corona di Transportasi Publik dan Tempat Ibadah

Tagar #DiRumahAja digaungkan di media maya sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dan tenaga medis dalam menghadapi wabah virus Corona.

Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tagar #DiRumahAja digaungkan di media maya sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dan tenaga medis dalam menghadapi wabah virus Corona atau Covid-19 yang saat ini tengah mewabah di Indonesia.

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr Panji Hadisoemarto MPH, berkata bahwa seharusnya dalam kondisi merebaknya wabah Covid-19 dan terjadi penularan antar-warga lokal Indonesia, sebisa mungkin untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

Namun, bagaimana bila Anda terpaksa menggunakan transportasi publik untuk pergi bekerja atau ada keperluan untuk beribadah di tempat ibadah?

Transportasi publik

Menurut Panji, hal yang paling ideal untuk dilakukan memang adalah menghindari penggunaan trasportasi publik.

"Malahan, sebaiknya menghindari keluar rumah," kata Panji kepada Kompas.com (21/3/2020).

Akan tetapi, jika memang tidak memungkinkan untuk menghindari transportasi umum, usahakan untuk menghindari naik kendaraan umum dalam kondisi penuh penumpang.

Pastikan ada jarak setidaknya satu meter antar penumpang.

Kemudian, Panji juga menyarankan untuk mengambil rute yang paling sedikit perpindahan transportasinya. "Ambil rute yang paling langsung, jangan muter-muter dulu," ujar dia.

Tempat Ibadah

Pemerintah telah menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berkumpul dan ramai jumlahnya, termasuk berkumpul di rumah-rumah ibadah.

Panji menjelaskan bahwa karena penularan Covid-19 ini memang rentan sekali terjadi di tempat yang ramai orang, dia juga menyarankan agar menunda dulu pergi ke tempat ibadah.

Adapun jika memang harus ke tempat ibadah karena ada keperluan yang tidak bisa ditunda, tetap upayakan jaga jarak aman dengan orang lain.

Lalu, cuci tangan menggunakan sabun, atau antiseptik, setelah menyentuh benda-benda atau bersalaman dengan orang lain sebelu menyentuh wajah Anda.

Selain itu, sama halnya seperti yang berlaku di manapun Anda berada, ketika Anda merasa sakit, jangan lupa untuk mengenakan masker agar droplet yang Anda keluarkan tidak menempel di benda-benda sekitar Anda dan juga orang lain.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved