Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Soal Rencana Lockdown, Wakil Wali Kota Bogor : Tak Ada Artinya Kalau Jakarta Tak Lakukan Pembatasan

Pemerintah DKI Jakarta diminta segera melakukan lockdown terlebih dahulu karena wilayahnya adalah episentrum Covid-19.

Youtube Pemkot Bogor/TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Tangkapan layar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menggelar konferensi pers melalui live streaming, Minggu (22/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana akan melakukan lockdown atau karantina wilayah untuk mencegah peredaran virus corona atau Covid-19.

Namun, sebelum ini dilakukan, Pemerintah DKI Jakarta diminta segera melakukan lockdown terlebih dahulu karena wilayahnya adalah episentrum Covid-19.

"Jadi dengan Ibu Bupati Bogor kita sepakat episentrumnya dulu diberesin, Kota dan Kabupaten Bogor akan menyesuaikan," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Minggu (29/3/2020).

Dia menjelaskan bahwa DKI Jakarta yang menjadi episentrum dan berdekatan dengan Bogor jadi catatan penting.

Ditambah tingkat ketergantungan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dengan DKI Jakarta sangat tinggi termasuk koneksi antar warga dan lalu lintasnya.

"DKI saat ini menjadi episentrum penyebaran atau perluasan dari covid-19. Jadi tidak ada artinya kalau DKI tidak melakukan pembatasan-pembatas yang signifikan, kemudian Kota dan Kab Bogor melakukan lockdown," katanya.

Doa Lengkap saat Hujan Lebat Disertai Petir, Hindarkan Diri dari Segala Bencana

UPDATE Sebaran Covid-19 Indonesia: Total Positif Corona 1285, DKI Jakarta Tembus 675, Ini Rinciannya

Bupati Bogor Ade Yasin menambahkan bahwa apabila Bogor diberlakukan lockdown lebih dulu dibanding Jakarta maka juga akan menimbulkan dampak masyarakat.

"Kalau kami harus lockdown dulu, sementara Jakarta tidak, orang akan terus berbondong-bondong ke sana. Jadi ketika Jakarta duluan lockdown, ya kami mungkin menyesuaikan nanti mengatur strategi untuk melakukan hal yang sama walau pun mungkin tak seperti Jakarta. Tapi minimal kita menjaga pintu-pintu masuk yang memang punya potensi besar wabah ini masuk ke Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor," ungkap Ade Yasin.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved