Virus Corona di Bogor

Cegah Penyebaran Corona, RW Siaga Covid-19 Kota Bogor Buat Alat SiCo

Alat yang diberi nama SiCo atau kepanjangan dari Sikat Covid-19 itu dibuat atas inisiasi ketua RT 5/7 Imama hanafi

Tayang:
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ojek online yang akan mengantar pesanan makanan memasuki bilik steril SiCo dan menggunakan hand sanitizer sebelum masuk area komplek, Rabu (1/4/2020), langkah tersebut dilakukan oleh RW Siaga-Covid bersama ketua RT dan warga untuk mencegah meluasnya penyebaran virus covid-19. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Sejak merebaknya wabah Covid-19, warga perumahan Pakuan Regency tepatnya di Cluster Tajur Agung,  RW 7 RT 5, Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bogor Barat mebuat inovasi untuk membuat alat sterilisasi.

Alat yang diberi nama SiCo atau kepanjangan dari Sikat Covid-19 itu dibuat atas inisiasi ketua RT 5/7 Imama hanafi

Inisiasi itu pun kemudian didukung oleh warga yang juga sangat antusias untuk menjaga lingkungan untuk pencegahan penularan Covid-19.

Ketua RW 7, Darma Setiawan mengatakan bahwa meski tidak ada warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan, Pasien Dalam Pengawasan ataupun positif covid-19, namun langkah ini perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Ketika ada informasi dari pemerintah tentang wabah ini kami langsung melakukan kordinasi dan mengusung strategi apa yang bisa kita lakukan minimal dari komplek komplek kita ini kemudian kita swadaya juga membuat alat dan melakukan penyemprotan desinfektasn sejak satu minggu lalu," ujarnya.

Setelah munculnya ini siasi alat tersebut saat ini warga komplek perumahan pun sedang berproses membuat RW Siaga Covid-19.

Dengan meningkatkan kewaspadaan setiap tamu atau warga yang keluar masuk menggunakann kendaraan roda dua pun harus melewati bilik SiCo untuk sterilisasi.

"Iya kita juga engikuti anjuran pemerintah kita menerapkan setiap tamu yang masuk baik dari warga ataupun dari luar kita membangun semacam bilik ini bahannya cukup terjangkau, dan bahan desinpektan yang dipakai pun tidak membahayakan untuk kesehatan dan ini sangat lowbudget," katanya.

Langkah yang dilakukan oleh warga itu pun mendapat apresiasi dari pengendaran ojek online.

Seorang driver ojek online Beni mengatakan bahwa Ia setuju denga  cara tersebut.

"Iya sangat setuju biar kita sama sama nyaman dan sama sama menjaga, tadi saya pas masuk juga diseterilisasi dan kemudian diberikan cairan hand sanitizer," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved