Virus Corona di Bogor

Masih Banyak Masyarakat Kota Bogor Aktivitas di Luar, Imbauan Pemkot Kurang Efektif ?

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengakui masih ada sekitar 25 persen masjid di Kota Bogor yang menggelar shalat Jumat.

Pete Linforth/Pixabay
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Efektifitas surat keputusan bersama terkait pembatasan aktifitas ibadah di dalam rumah ibadah untuk mencegah penyebaran Covid-19 sepertinya masih belum diikuti oleh banyak pihak.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengakui masih ada sekitar 25 persen masjid di Kota Bogor yang menggelar shalat Jumat.

"Saya sudah dihitungnya sejumlah wilayah masjid yang nelaksanakan masih 25 persen tapi sisanya Alhamudulillah sudah mengikuti anjuran langkah langkah dari putusan bersama fokompinda," ujarnya, Jumat (3/4/2020).

Sementara itu terkait masih banyaknya aktifitas warga di luar rumah, Dedie menjelaskan saat ini pihaknya tidak bisa melakukan langkah tegas.

"Kalau represif bisa dilaksanakan kalau keadaan darurat sipil kepala daerah bisa mengintruksikan kepada TNI-Polri unutk melakukan tindakan represif, tapi kondisi sekarang masih dianggap aman kalau dari sisi kesehatan masih ada masalah," ujarnya.

Namun untuk terus meminimalisir kegiatan warga diluar rumah untuk mencegah penyebaran covid-19 Pemkot Bogor menerapkan siste pembatasan sosial skala kecil.

Hal itu dilakukan untuk memperkuat kondisi wilayah ditingkat bawah untuk membantu meminimalisir penyebaran covid-19.

"Jadi kita persiapannya adalah memperkuat kondisi masyarakat ditingkat bawah agar paham dan juga langkah-langkah apa saja yg dilakukan  masyarakat itu Insya Allah akan mejadi kekuatan kita menghadapi covid," ujarnya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved