Teror Virus Corona
Bilik Disinfektan Tidak Disarankan Kemenkes, Ternyata Bisa Berbahaya Bagi Tubuh
Kemenkes salah satunya tak merekomendasikan penggunaan bilik disinfeksi di permukiman maupun tempat dan fasilitas umum.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Bilik disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 ternyata tidak disarankan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena bisa membahayakan tubuh.
Kemenkes pun mengeluarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor: HK.02.02/III/375/2020 tentang Penggunaan Bilik Desinfeksi dalam Rangka Pencegahan Penularan Covid-19.
Dalam surat yang dikeluarkan pada 3 April 2020 itu, Kemenkes salah satunya menyatakan tak merekomendasikan penggunaan bilik disinfeksi di permukiman maupun tempat dan fasilitas umum.
Di sejumlah daerah dan perkantoran serta permukiman, banyak yang menyediakan bilik disinfeksi untuk sterilisasi sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus corona.
Melalui surat edaran itu, Kemenkes menyebutkan, yang dimaksud dengan disinfeksi adalah proses menghilangkan sebagian besar atau semua mikroogranisme patogen kecuali spora bakteri yang terdapat di permukaan benda mati.
Disinfeksi ini dilakukan terhadap berbagai permukaan benda seperti lantai, dinding, pakaian, alat pelindung diri (APD), maupun peralatan lainnya.
• Cerita Wahib Berjuangan Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor
Akan tetapi, saat ini, bilik disinfeksi banyak digunakan untuk mendisinfeksi permukaan tubuh yang tidak tertutup, baik pakaian maupun barang-barang yang dibawa.
• 5 Pasien Positif Virus Corona di Sumbar Terdeteksi Tanpa Gejala
Adapun berbagai bahan yang digunakan sebagai cairan disinfekstan dalam bilik disinfeksi di antaranya adalah:
-Larutan pemutih Klorin dan sejenisnya
-Etanol 70 persen
-Amonium kuartener
- Hidrogen peroksida.
Disinfektan tersebut merupakan jenis yang digunakan untuk mendisinfeksi ruangan dan permukaan seperti lantai, perabot, peralatan kerja, pegangan tangga, moda transportasi, dan sejenisnya.
Bahaya semprotkan disinfektan ke manusia
Menurut WHO, menyemprotkan disinfektan jenis tersebut ke tubuh dapat berbahaya untuk membran mukosa seperti pada mata dan mulut.
• Ternyata Kuku Panjang Mempermudah Penularan Virus Corona, Ini Penjelasan Ahli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/bilik-disinfektan-pln.jpg)