Longsor di Tanjungsari

Ini Identitas 2 Korban yang Tewas di Curug Ciloseh Bogor, Ternyata Wisatawan Asal Bekasi

bahwa kedua korban yang berjenis kelamin laki-laki ini memang tengah berwisata ke Curug Ciloseh.

istimewa
Dua orang warga tewas tertimbun longsor di Curug Ciloseh, Kaki Gunung Sanggabuana, Kampung Cibeureum, RT 02/05, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANJUNGSARI - Dua korban yang tewas teetimbun longsor di Curug Ciloseh, Kaki Gunung Sanggabuana, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor rupanya merupakan wisatawan asal Kabupaten Bekasi.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Muhammad Adam Hamdani mengatakan bahwa kedua korban yang berjenis kelamin laki-laki ini memang tengah berwisata ke Curug Ciloseh.

"Mereka warga Bekasi. Informasinya sedang main dan mereka punya saudara warga setempat," kata Muhammad Adam Hamdani saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Minggu (5/4/2020).

Kedua korban tersebut diketahui bernama Abdul Rohman (28) asal Kampung Tanah Baru, Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi dan Oman Suganda (28) asal Desa Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.

Diberitakan sebelumnya, dua orang warga tewas tertimbun longsor di Curug Ciloseh, Kaki Gunung Sanggabuana, Kampung Cibeureum, RT 02/05, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.

BREAKING NEWS - 2 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Kaki Gunung Sanggabuana Tanjungsari Bogor

Longsor tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB Sabtu (4/4/2020) malam dan kedua korban berhasil dievakuasi pada Minggu (5/4/2020) pagi.

"Betul, 2 orang yang meninggal dunia tertimbun dan tertimpa pohon," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan BPBD Kabupaten Bogor Muhammad Adam Hamdani saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Minggu (5/4/2020).

Kedua korban yang berjenis kelamin laki-laki ini kini sudah dievakuasi ke RSUD Cileungsi.

Evakuasi terpaksa dilakukan keesokan harinya karena hari yang sudah gelap serta terkendala medan yang terjal.

"Kegiatan evakuasi dilaksanakan keesokan harinya karena lokasi medan yang terjal serta curam," kata Muhammad Adam Hamdani.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved