Teror Virus Corona

Anies Upayakan Pemerintah Pusat Izinkan Ojol Angkut Penumpang Saat PSBB di Jakarta

Anies Baswedan mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait perizinan ojek online (ojol)

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait perizinan ojek online (ojol) untuk bisa beroperasi saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurutnya, setiap operator ojek online memiliki mekanisme tertentu untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19).

"Karena itu, kita merasa selama mereka mengikuti protap, mereka bisa beroperasi. Bisa mengangkut orang dan barang," ucapnya, Rabu (8/4/2020).

Hal ini pun disebut Anies sebagai penyebab, pihaknya belum juga mengelurakan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait PSBB ini.

"Penyusunan Pergub praktis sudah selesai, hanya saja ada satu yang kita masih tunggu karena kita sedang koordinasi dengan pusat terkait pemberian izin ojol untuk beroperasi," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun berharap, pemerintah pusat dapat segera memberi jawaban terkait hal tersebut.

"Harapannya nanti malam ini ada kabar, karena dalam ketentuannya ojol memang tak diizinkan (mengangkut penumpang)," kata Anies.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Anies Baswedan Minta Pemerintah Pusat Izinkan Ojol Angkut Penumpang Saat PSBB di Jakarta

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved