Breaking News:

Viral Media Sosial

Kronologi Bocah Terjebak di Kabel Sutet Setinggi 15 Meter Teriak Sudah Tak Kuat, Akhirnya Selamat

Bocah terjebak di atas kabe sutet setinggi 15 meter. Minta tolong, warga panik.

Istimewa/ Twitter @mcatur
Baru-baru ini video seorang bocah terjebak di atas kabel sutet beredar di media sosial. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Baru-baru ini video seorang bocah bergelayut di kabel sutet beredar di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/4/2020).

Dalam video berdurasi singkat itu, tampak bocah ketakutan terjebak di kabel sutet setinggi 15 meter.

Bocah itu tampak memegang kabel sutet tersebut.

Terdengar bocah berusia 8 tahun tersebut berteriak minta tolong.

Bahkan ia sempat mengatakan sudah tidak kuat lagi memegang kabel.

"Tolong, aku udah gak kuat, tangan aku udah mau lepas, tolongin aku," teriak sang bocah.

Curhat Sopir Angkot di Bogor Kesulitan Bayar Setoran Imbas Pandemi Corona : Habis untuk Bensin

Kronologi 46 Tenaga Medis RSUP Kariadi Semarang Positif Covid-19, Berawal Ada Pasien yang Berbohong

Peristiwa menegangkan itu pun membuat warga sekitar panik.

Warga lantas meminta bocah itu untuk melepaskan tangannya agar tidak jatuh.

Terdengar pula warga berteriak mencari kasur sebagai upaya menolong bocah itu.

"Woy mana kasur, aduh, ya Allah, tolong kasur," teriak seorang warga.

FOLLOW:

Keberadaan bocah yang tergantung itu pun membuat warga bingung.

"Kok bisa naik, udah ga kuat itu mah ya Allah," kata warga.

Kronologi kejadian

Belakangan, terungkap kronologi bocah itu bisa tergantung di atas kabel sutet.

Sebelum tergantung di atas kabel sutet, bocah itu sedang bermain di area proyek pemasangan kabel sutet yang tak jauh dari rumahnya.

Soroti Kabar Dukun Terpapar Covid-19, Mbah Mijan : Virus Tak Kasat Mata Tapi Bukan Hantu

46 Tenaga Medis Positif Covid-19, Vicky Shu Khawatirkan Adiknya yang Dokter: Jauhkan Stigma Negatif

Prediksi Gubernur Anies Baswedan : Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bisa Sampai 8.000 Orang

Hal itu disampaikan langsung Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Tangerang, Kosrudin.

"Dia enggak tahu kalau kabel itu mau ditarik, anaknya gelantungan pada saat kabel masih rendah. Ternyata lama kelammaan-kelamaan ketarik sampai tinggi," ujar Kosrudin, Jumat (17/4/2020) seperti dilansir dari TribunJakarta.

Keberadaan bocah itu lantas diketahui oleh warga sekitar.

Warga mencoba berupaya menyelamatkan bocah yang berelayut di kabel sutet itu.

Saat itu, warga sempat menyiapkan matras di bawah bocah itu.

Hingga akhirnya bocah itu melepas genggaman tangannya dari kabel sutet.

Bocah tersebut pun selamat setelah ditangkap oleh seorang penjual kopi.

Kosrudin mengatakan bahwa bocah itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengecekan.

"Terjun bebas, ditangkap warga. Tapi anaknya masih sadar mungkin ada luka atau cedera ringan. Makanya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dicek semuanya," ucapnya.

Atas kejadian itu, Kosrudin menyayangkan tidak adanya pengawasan dari orang tua.

Bupati Ade Yasin Berharap KRL Jakarta-Bogor Bisa Berhenti Beroperasi Pada 18 April 2020 Besok

Evaluasi PSBB di Kota Bogor Banyak Warga Melanggar, Pemkot Koordinasi Polisi Siapkan Surat Teguran

Otoritas Kesehatan Wuhan Ungkap Data Baru, Jumlah Meninggal Covid-19 Naik 50 Persen Jumlahnya 3.869

Selain itu, Kosrudin juga menyoroti minimnya pengawasan petugas PLN.

"Dikira petugas cuma kebun atau lahan kosong eh ternyata ada rumah penduduk, seharusnya ada pengawasan setiap beberapa meter agar tidak ada warga yang mendekat," jelasnya.(*)

Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved