Breaking News:

Ramadhan 1441 H

Cerita Penjual Gorengan Dagangannya Banyak Diburu di Hari Pertama Puasa Ramadhan

Seorang penjual gorengan di Cimanggu, Tanah Sareal, Kota Bogor menatap optimis ada peningkatan penjualan di masa pandemi virus corona saat Ramadan.

Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Penjual gorengan di Cimanggu, Tanah Sareal, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Meski penjualan gorengan sempat menurun sejak Kota Bogor dilanda wabah Corona, namun Ramadhan ini nampaknya ada secercah titik terang.

Seorang penjual gorengan di Cimanggu, Tanah Sareal, Kota Bogor menatap optimis ada peningkatan penjualan di masa pandemi virus corona saat Ramadhan.

"Kalau bulan puasa banyak yang nyari gorengan untuk takjil," kata Deden, penjual gorengan di Cimanggu, Jumat (24/4/2020).

Sudah menjadi kelaziman setiap Ramadhan, gorengan menjadi makanan kecil pembuka puasa.

Harganya yang murah dan sensasi kriuk rasa gurih membuat banyak kalangan muslim menjadikan gorengan sebagai menu untuk membatalkan puasa.

Deden mengakui, sepanjang wabah Corona, omzet penjualannya menurun imbas imbauan berdiam diri di rumah.

Namun ia meyakini selama sebulan ke depan saat Ramadhan, dagangannya bakal diburu meski di tengah suasana pandemi Corona.

Curhat Penjual Takjil di Cibinong saat PSBB, Akui Tak Selaris pada Ramadhan Sebelumnya

Galang Donasi, Padjajaran Fans Store Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok ke Warga Terdampak Covid-19

"Di hari pertama ini sudah mulai kerasa banyak yang cari gorengan untuk menu berbuka," ucap dia.

Hari ini, Deden sengaja menambah stok gorengannya untuk menyediakan menu takjil bagi yang berpuasa.

Jika hari biasa bisa menghabiskan dua kilogram tepung per hari, maka puasa ini stoknya ditambah dua kilogram lagi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved