Lantik Pejabat Baru Dihari Pertama Bertugas, Suara Bima Arya Bergetar Saat Ingat Sosok Ini
Semua peserta dan tamu undangan menggunakan masker dan sarung tangan denga duduk salig berjauhan.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melantik pejabat baru dihari pertamanya bertugas.
Sebelumnya Bima Arya sempat menjalani isolasi selama 22 hari di RSUD Kota Bogor dan isolasi mandiri dikediamannya selama kurang lebih dua minggu untuk pemulihan.
Hari ini Bima Arya memulai aktivitasnya kembali menjalani tanggung jawa dan tugasnya sebagai Wali Kota Bogor.
Dihari pertama bertugas Bima Arya melantik enam kepala dinas dan tiga camat baru.
Pelaksanaan pelantikan pun tidak biasa.
Semua peserta dan tamu undangan menggunakan masker dan sarung tangan denga duduk salig berjauhan.
Tidak hanya itu orang yang berada didalam ruangan pun sangat terbatas.
Media yang hadir pun tidak semua bisa masuk ke dalam lantaran harus mengikuti protokol kesehatan untuk melakukan jaga jarak.
"Suasana pelantikan ini tidak pernah ada selama ini, suasana pelantikan yang berbeda, saat ini kita berada disituasi yang tidak biasa, ujian dan cobaan yang sangat luar biasa, kita adalah orang-orang yang terpilih dalam sejarah umat manusia, tidak pernah ada yang seperti ini dengan dampak global di semua sendi kehidupan," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Selasa (28/4/2020) saat memberikan sambutan.
Ada yang berbeda saat bima memberikan sambutan usai melantik pejanat baru.
Bima menceritakan seorang sosok PNS yang gugur dalam bertugas.
Nada suara bima bergetar melambat ketika menceritakan sosok almarhum dr Budi PNS di Dinas Kesehatan Kota Bogor yang gugur dalam perjuangannya.
Duka cita kita ucapkan kepada seluruh rekan kita, sahabat kita yang telah menolong kita, sahabat kita sosok yang sangat jujur, bekerja keras, setia dan bertanggung jawab, Dr Budi," ujarnya.
Bima pun mengajak untuj sama sama mendoakan almarhum Dr Budi.