Rapid Test Pedagang

Hasil PSBB di Kota Bogor, Ada Pasien Covid-19 Tertular di Pasar dan Stasiun

Pada hari kedua ini tes massal dilaksanakan di Jalan Bata untuk para pedagang Pasar Bogor, Plaza Bogor dan PKL Jalan Pedati.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau pelaksanaan rapid test massal 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan kemungkinan besar paparan Covid-19 ada ditempat umum

"Berdasarkan evaluasi PSBB tahap pertama kemungkinan terpapar itu orang-orang yang memang interaksi di pasar dan stasiun, ketika dicek sebagaian besar beraktifitas ditempat umum nah jadi kita menyasar kesitu," kata Bima setelah meninjau pelaksanaan uji rapid test masal untuk mengetahui hasil reaktif covid.

Bima menegaskan kunci dari pemutusan mata rantai Covid-19 adalah disiplin pelaksanaan PSBB.

"Jadi perpanjangan PSBB ini akan lebih ketat karena kuncinya disitu," ujarnya.

Kedepan kata Bima, pihaknya akan terus melakukan tes massal di lokasi-lokasi yang rentan terhadap penularan Covid-19.

Sementara itu pelaksanaan tes Covid-19 massal di Kota Bogor sudah dilaksanakan selama dua kali.

Pada hari kedua ini tes massal dilaksanakan di Jalan Bata untuk para pedagang Pasar Bogor, Plaza Bogor dan PKL Jalan Pedati.

Rapid test tersebut dilaksanakan sejak pagi tadi di Jalan Bata sekitar wilayah Jalan Suryakancana, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor.

Sebelum dilaksanakan pemeriksaan para pedagang terlebih dulu antre untuk menghindari kerumunan.

Selanjutnya para pedagang mengisi biodata dan diambil sample darah.

Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk melakukan rapid test.

"Di sekitar pasar ini pasar yang kita libatkan Pasar Bogor, Plaza Bogor,  Sukasari total sekitar 300 rapid," katanya.

Tidak hanya penjual para pembeli juga secara acak diambil sample darah untuk dilakukan rapid test.

"Selanjutnya kita harapkan ini terus lanjut dipasar lainnya," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved