Ramadhan 1441 H
Ikhtiar Tukang Es Dawet Keliling di Tengah Pandemi, Berharap Ditambahkan Rezeki Saat Ramadhan
Laki-laki berusia 35 tahun tersebut menjadi salah seorang pekerja harian yang mengharap rezeki Ramadan di tengah kepungan pandemi dan PSBB.
Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PONDOK RAJEG - "Ya bagaimana lagi, kalau tidak jualan, kita dapat pemasukan dari mana," kata Agus, penjual es dawet di kawasan Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Kamis (30/4/2020).
Laki-laki berusia 35 tahun tersebut menjadi salah seorang pekerja harian yang mengharap rezeki Ramadhan di tengah kepungan pandemi dan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ).
Kendati PSBB sudah diberlakukan di wilayah Bogor sejak dua minggu terakhir, namun tak menyurutkannya untuk mengais rezeki di bulan Ramadhan ini meski terbentur pandemi.
Agus mengatakan, Ramadhan tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Tahun ini, pembeli cenderung sepi karena adanya kebijakan PSBB akibat pandemi Covid-19.
"Saya biasanya keliling Pondok Rajeg terus ke Cibinong, kadang ke Cilodong. Biasanya kalau Ramadhan daerah sini ramai, rumah saya kan juga dekat sini," kata Agus.
• Cerita Penjual Gorengan Dagangannya Banyak Diburu di Hari Pertama Puasa Ramadhan
• Sepi Pembeli, Penjual Tebu Kaget Tiba-tiba Dikasih Uang Segini oleh Baim Wong, Suami Paula Terenyuh
Ia mengaku, jika biasanya sebelum waktu berbuka dagangan sudah mau habis, namun karena pandemi ini sering menyisa banyak.
Meski lengang pembeli, ia tetap meneguhkan niat akan ada hari lain dimana rezekinya ditambahkan.
"Ya tetap ihktiar. Berharapnya ya memang kita dikasih sehat," tutur Agus.
Kendati demikian, ia tetap optimis situasi ini akan kembali normal.
Ia berharap, penyebaran virus corona segera berakhir.
"Sebetulnya kami juga takut mati terpapar virus ini. Tapi mau gimana lagi, hidup masih terus jalan," ucapnya.
Terkait bantuan yang dijanjikan pemerintah, ia berharap segera mendapatkannya.
Apalagi, berbagai kebutuhan rumah tangga kini mulai tak terpenuhi.
Sementara, anak-anak di rumah butuh biaya makan serta keperluan lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/agus-35-pedagang-es-dawet-keliling-kawasan-pondok-rajeg.jpg)