Virus Corona di Bogor
Soal SPP Sekolah Saat Pandemi Covid-19, Disdik: Perlu Gotong Royong Dan Komunikasi
Saat pandemi wabah Covid-19 saat ini siswa-siswi diminta untuk belajar di rumah.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Saat pandemi wabah Covid-19 saat ini siswa-siswi diminta untuk belajar di rumah.
Sudah hampir satu bulan lamanya para siswa siswi belajar di rumah.
Sejumlah orangtua siswa di Kota Bogor, khususnya di sekolah swasta, mempertanyakan kebijakan Dinas Pendidikan Kota Bogor terkait sistem pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di tengah wabah Covid-19.
Menjawab itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin, menyatakan bahwa saat ini sekolah sedang membutuhkan dukungan dari orangtua murid untuk operasional sekolah.
“Sekolah memang sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat, terutama untuk honor guru di sekolah swasta, kalau sekolah negeri tidak ada masalah, diswasta ini kan honor guru dari sekolah, di antaranya dari iuran siswa (SPP) sehingga sekolah sangat terbantu untuk membayar honor guru jika keuangan dari orangtua murid itu masuk,” katanya.
Di sisi lain, kata Fahrudin kondisi pandemi seperti yang saat ini terjadi membuat sejumlah orangtua murid mengaku sama-sama sedang merasa kesulitan.
“Untuk itu, tinggal dijalin komunikasi saja antara orangtua dengan sekolah. Sekolah pastinya paham dengan kondisi orangtua. Dan orangtua juga supaya paham juga dengan kondisi sekolah," katanya
Fahrudin mengatakan bahwa perlu ada sikap gotong royong untuk saling membantu dan peduli satu dengan yang lainnya.
“Memang diperlukan sikap gotong royong, keterbukaan, kerjasama saat seperti ini, untuk orangtua yang mampu segera bantu sekolah untuk mengatasi operasionalnya, untuk yang tidak mampu jangan khawatir, jangan terlalu jadi beban, kita hanya mengimbau agar sekolah sekolah paham dengan kondisi masyarakat, tetapi masyarakat juga harus paham kondisi sekolah, bahwa sekolah memerlukan operasional, tinggal komunikasi saja,” katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sekolah-di-kota-bogor-gak-diliburin.jpg)