Jangan Pernah Taruh Tomat di Kulkas! Ini Tips Menyimpan Buah dan Sayuran agar Tak Cepat Layu

Kendala menyimpan bahan makanan segar adalah gampang layu atau busuk meski sudah disimpan dalam kulkas.

Editor: Vivi Febrianti
Shutterstock
Ilustrasi sayuran segar 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Berbelanja bahan pangan dalam jumlah lumayan besar menjadi kebiasaan banyak orang untuk menghindari terlalu sering ke pasar selama pandemi.

Kendala menyimpan bahan makanan segar adalah gampang layu atau busuk meski sudah disimpan dalam kulkas.

Untuk mencegahnya, simak tips menyimpan sayur dan buah:

Buah-buahan

- Apel: Buah ini dapat melepaskan gas etilen sehingga sebaiknya disimpan terpisah dari produk lain. Misalnya saja di wadah tertutup sebelum dimasukka kulkas.

- Alpukat: Simpan di luar kulkas jika masih mentah. Setelah empuk dan matang, baru pindahkan ke dalam kulkas.

- Pisang: Sebaiknya pisang disimpan dengan cara digantung dalam suhu ruang.

- Melon dan semangka: Buah ini bisa disimpan di tempat kering dan gelap, terpisah dari produk lain atau bisa disimpan di kulkas.

- Jeruk: Buah ini perlu disimpan dalam kulkas karena memperlukan suhu penyimpanan yang sejuk.

- Tomat: Selalu simpan tomat di suhu ruang namun terhindar dari panas, karena di dalam kulkas buah ini cepat busuk.

Sayuran

Secara umum sebaiknya sayur- sayuran langsung disimpan dalam kulkas setelah dibeli dari pasar, alias tidak perlu dicuci dulu. Sebelum dimasak, baru cuci sayuran.

- Brokoli dan kol: Simpan brokoli dan kol dalam wadah tertutup sebelum disimpan dalam kulkas.

- Seledri dan daun bawang: Bungkus dengan kertas lalu simpan dalam kulkas.

- Sayuran hijau: Simpan dengan dialasi koran atau kertas, tujuannya adalah untuk menyerap uap air yang keluar dari sayuran sehingga tidak gampang lembab.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved