Teror Virus Corona

PSBB DKI Jakarta Berpotensi Diperpanjang Bila Masyarakat Tidak Disiplin, Ini Kata Anies

Bila ada yang tidak disiplin, masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di DKI Jakarta berpotensi diperpanjang.

Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (11/3/2020).(KOMPAS.com/NURSITA SARI 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bila ada yang tidak disiplin, masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di DKI Jakarta berpotensi diperpanjang.

Hal itu disampaikan langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ia mengatakan bahwa ada kemungkinan masa PSBB kembali diperpanjang bila penyebaran Covid-19 masih mengkhawatirkan.

Padahal, PSBB baru diperpanjang Anies selama dua pekan ke depan hingga 4 Juni 2020 mendatang.

Hal ini bisa terjadi apabila dalam beberapa hari ke depan jumlah kasus baru pasien positif Covid-19 kembali mengalami lonjakan.

Sebab, beberapa hari menjelang lebaran kemarin, kerumunan masyarakat mulai tampak hampir setiap hari.

Masyarakat pun seolah tak mengindahkan aturan PSBB dan imbauan yang selama ini disampaikan oleh pemerintah.

"Bila hari-hari ke depan angka (kasus Covid-19) meningkat karena kita mulai bebas, mulai bepergian, tidak disiplin menggunakan masker, maka ada potensi kota ini hari memperpanjang (masa PSBB)," ucapnya, Senin (25/5/2020).

Beredar Seruan Soal PSBB dan Kecewa Ulama Dipenjara, Aa Gym Klarifikasi: Hoax

Suasana Pasar Tradisional Cibinong Hari Kedua Lebaran, Beberapa Pedagang Tetap Berjualan

Padahal, selama hampir dua bulan melakukan pembatasan sosial, Anies mengakui, grafik penyebaran virus corona di ibu kota mulai menunjukan hasil positif.

Angka harian kasus baru Covid-19 pun mulai bisa ditekan dan terus melambat.

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved