Teror Virus Corona

Kepastian Tahun Ajaran Baru, Ikatan Guru Indonesia Sarankan Sekolah Dibuka Kembali Bulan Ini

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim menyarankan tahun ajaran baru sekolah digeser menjadi awal Januari 2021.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ilustrasi - Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim menyarankan tahun ajaran baru sekolah digeser menjadi awal Januari 2021. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan menggeser tahun ajaran baru sekolah menjadi awal Januari 2021.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia ( IGI ) Muhammad Ramli Rahim.

Ia menyarankan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar tahun ajaran baru sekolah digeser menjadi awal Januari 2021.

Ramli mengatakan saat ini banyak ketidakpastian di dunia pendidikan sehingga tahun ajaran baru sebaiknya digeser hingga awal tahun depan.

"Dalam kondisi ketidakpastian ini, tak banyak yang bisa dilakukan karena terjadi ketidakpastian dalam perencanaan dan kinerja dunia pendidikan kita. Ketidakpastian inilah yang memicu IGI menuntut Kemdikbud agar memberikan kepastian agar tahun ajaran baru digeser ke bulan Januari," ujar Ramli melalui keterangan tertulis, Kamis (28/5/2020).

Ramli mengatakan dengan menggeser tahun ajaran baru, Kemendikbud dapat membenahi kualitas guru dalam menjalankan pembelajaran jarak jauh.

Menurutnya, masih banyak guru belum menguasai teknologi untuk pembelajaran jarak jauh.

"Dengan menggeser tahun ajaran baru, Kemdikbud bisa fokus meningkatkan kompetensi guru selama enam bulan agar di bulan Januari sudah bisa menyelenggarakan PJJ berkualitas dan menyenangkan jika ternyata Covid-19 belum tuntas," ucap Ramli.

Jadwal Masuk Sekolah Belum Ditentukan, Kemendikbud Masih Tunggu Keputusan Gugus Tugas Covid-19

Seberapa Efektif Belajar dari Rumah untuk Guru & Siswa di Daerah Tertinggal? Ini Survei Kemendikbud

Selain itu, Ramli mengatakan menggeser tahun ajaran baru dapat menghindarkan siswa dan orang tua dari stres berkepanjangan.

Selanjutnya, menggeser tahun ajaran baru juga dapat menghindarkan siswa dari penularan Covid-19. Dirinya menyarankan agar Kemendikbud tidak memaksakan pembelajaran secara langsung.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved